Genteng Surya Mulai Dilirik: Atap Rumah Bisa Hasilkan Listrik, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Selasa 01 Sep 2026 - 12:20 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

Sebaliknya, genteng surya dapat menjadi pilihan menarik untuk rumah baru atau proyek yang memang membutuhkan penggantian atap. Dalam kondisi tersebut, biaya atap dan pembangkit dapat direncanakan sebagai satu sistem.

Teknologi ini juga terus berkembang. Produk BIPV terbaru di China sudah menawarkan desain yang lebih terintegrasi, termasuk sistem yang menggantikan genteng konvensional dan dirancang untuk tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Apakah Genteng Surya Cocok untuk Rumah di Indonesia?

Potensinya cukup menarik karena Indonesia mendapatkan paparan sinar matahari sepanjang tahun. Namun, sebelum membeli, pemilik rumah perlu memperhatikan arah dan kemiringan atap, luas permukaan, bayangan dari pohon atau bangunan, kapasitas listrik yang dibutuhkan, kualitas produk, serta biaya pemasangan.

Jadi, genteng surya bukan sekadar tren teknologi. Produk ini merupakan salah satu bentuk perkembangan energi surya terintegrasi dengan bangunan yang berpotensi membuat rumah sekaligus menjadi tempat tinggal dan sumber energi.

Kesimpulannya, genteng surya unggul dari sisi estetika dan integrasi, sedangkan panel surya konvensional biasanya lebih fleksibel dan ekonomis. Pilihan terbaik bergantung pada apakah prioritas Anda adalah biaya awal, desain rumah, kapasitas listrik, atau rencana jangka panjang mengurangi tagihan listrik.

Kategori :