Efek tersebut umumnya dibuat menggunakan pasir atau material berwarna terang yang digerakkan oleh aliran udara atau mekanisme tertentu sehingga tampak seperti air yang jatuh.
Tema ini dapat menjadi titik perhatian karena memiliki efek visual yang berbeda dari aquascape biasa.
Penataan pasir, batu, kayu, dan jalur aliran perlu dibuat dengan cermat agar ilusi air terjun terlihat natural.
7.Bonsai Style
Bonsai Style memanfaatkan kayu apung yang dibentuk atau dipilih menyerupai pohon bonsai.
Lumut biasanya ditempelkan pada bagian ranting untuk menciptakan kesan seperti pepohonan kecil di dalam lanskap.
Gaya ini dapat dipadukan dengan batu dan tanaman karpet untuk membangun suasana seperti pemandangan daratan dalam skala mini.
Komposisi kayu menjadi elemen penting karena bentuknya akan menjadi pusat perhatian.
Cara Memilih Tema Aquascape
Sebelum menentukan tema, perhatikan ukuran akuarium dan waktu yang tersedia untuk perawatan.
Iwagumi dapat menjadi pilihan bagi penggemar tampilan minimalis, sedangkan Dutch Style cocok bagi yang menyukai banyak warna dan tidak keberatan melakukan pemangkasan rutin.
Untuk tampilan yang lebih natural, Nature Style dan Jungle Style bisa dipertimbangkan. Sementara itu, Biotope lebih tepat bagi penghobi yang ingin membuat replika ekosistem tertentu.
Pada akhirnya, tidak ada satu tema yang paling cocok untuk semua orang.
Pilihan terbaik adalah gaya yang sesuai dengan kemampuan perawatan, ukuran akuarium, kondisi pencahayaan, serta konsep dekorasi rumah.(wira)