Ikan yang ditemukan di Trinidad pada tahun 1866 ini memiliki ekor yang melebar layaknya gaun yang sedang mengembang.
Varian Warna: Percaya atau tidak, terdapat lebih dari 300 jenis Guppy dengan warna dan corak ekor yang tak terhitung jumlahnya. Sulit menemukan dua Guppy yang benar-benar identik.
Sifat: Sangat damai, aktif berenang ke seluruh sudut tangki.
Catatan Penting: Meskipun damai dengan spesies lain, Guppy dewasa bisa saja memangsa anakannya sendiri (burayak) jika tidak ada tempat persembunyian seperti tanaman air.
4. Ikan Mas Koki (Carassius auratus)
Berasal dari Asia Timur, ikan Mas Koki adalah salah satu ikan hias air tawar tertua yang dipelihara manusia.
Bentuk tubuhnya yang bulat, pergerakannya yang menggemaskan saat berenang, membuatnya selalu punya tempat di hati para kolektor.
Ketahanan: Mampu beradaptasi di suhu air yang lebih rendah. Umurnya sangat panjang, bisa mencapai 20 hingga 30 tahun.
Perawatan: Membutuhkan sistem filtrasi yang sangat baik karena mereka memproduksi kotoran yang cukup banyak.
5. Ikan Platy (Xiphophorus maculatus)
Meskipun sering disamakan dengan Molly, ikan Platy memiliki bentuk tubuh yang sedikit lebih padat dan pendek.
Mereka adalah ikan yang sangat tangguh dan jarang terkena penyakit, menjadikannya pilihan sempurna untuk akuarium komunitas.
Warna: Merah menyala, biru, hingga corak "Mickey Mouse" di bagian ekornya.
Temperamen: Sangat bersahabat, aktif, dan tidak pernah mengganggu ikan lain. Platy juga berkembang biak dengan sangat mudah.
6. Ikan Corydoras (Ikan Tikus)
Bagi kamu yang mencari ikan bottom dweller (penghuni dasar akuarium) yang damai, Corydoras adalah jawabannya. Mereka ibarat "pasukan pembersih" yang akan memakan sisa-sisa pelet yang jatuh ke dasar pasir.
Karakter: Hidup bergerombol. Sebaiknya pelihara minimal 4-6 ekor agar mereka tidak stres.
Penampilan: Memiliki kumis kecil di bagian mulutnya yang digunakan untuk mendeteksi makanan di dasar air, membuatnya terlihat menggemaskan.