Seseorang dapat mencoba menetapkan waktu tertentu tanpa membuka media sosial atau memeriksa pesan pekerjaan.
Waktu tersebut bisa digunakan untuk beristirahat, berbincang dengan keluarga, membaca, atau melakukan aktivitas lain yang tidak melibatkan layar.
Tidak perlu langsung melakukan digital detox dalam waktu lama.
Mengurangi penggunaan ponsel selama beberapa puluh menit sebelum tidur, misalnya, dapat menjadi langkah awal yang lebih mudah diterapkan.
Jangan Abaikan Kebutuhan Emosional
Self-care tidak hanya berkaitan dengan tubuh dan penampilan.
Kondisi emosional juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk mengakui rasa lelah, kecewa, atau stres merupakan langkah yang tidak kalah penting.
Seseorang tidak harus selalu terlihat kuat dalam menghadapi berbagai persoalan.
Berbicara dengan orang yang dipercaya juga dapat membantu ketika beban pikiran terasa berat.
Jika masalah emosional berlangsung lama atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan.
Dengan demikian, self-care seharusnya tidak dipahami sebagai kegiatan memanjakan diri semata.
Lebih dari itu, self-care merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan fisik dan emosional.
Konsistensi Lebih Penting daripada Kemewahan
Pada akhirnya, self-care tidak ditentukan oleh harga sebuah produk atau mahalnya aktivitas yang dilakukan.
Perawatan diri justru dapat memiliki arti lebih ketika menjadi kebiasaan yang realistis dan berkelanjutan.