Toyota Masih Kuat, BYD dan Merek China Mulai Ramaikan Persaingan Mobil Indonesia

Rabu 09 Sep 2026 - 05:00 WIB
Reporter : Vanny
Editor : djarwo

BACA KORAN.CO  - Persaingan industri otomotif Indonesia semakin menarik sepanjang 2026. Merek Jepang masih memegang posisi kuat di pasar kendaraan nasional, tetapi kehadiran produsen asal China mulai mengubah peta persaingan.

Toyota masih menjadi pemimpin pasar, sementara BYD, Jaecoo, serta sejumlah merek China lainnya terus memperluas pasar melalui kendaraan listrik dan model-model baru.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Toyota mencatat penjualan wholesales sebanyak 111.119 unit sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Angka tersebut menempatkan Toyota di posisi teratas pasar nasional, jauh di atas sejumlah pesaingnya.

Pada periode yang sama, Daihatsu berada di posisi kedua dengan 59.420 unit, disusul Suzuki sebanyak 30.262 unit dan Mitsubishi Motors sebanyak 28.445 unit.

Namun, perhatian mulai tertuju kepada BYD.

Produsen kendaraan asal China tersebut mencatat wholesales 17.993 unit pada Januari-Mei 2026 dan menempati peringkat keenam nasional.

Posisi tersebut menunjukkan bahwa merek China mulai mampu masuk ke jajaran pemain penting di pasar otomotif Indonesia.

BACA JUGA:Jangan Asal Pinjam! Ini 7 Ciri Pinjol Legal OJK dan Pinjol Ilegal

Toyota Masih Menjadi Pemimpin Pasar

Kekuatan Toyota di Indonesia tidak mudah tergeser dalam waktu singkat.

Selain memiliki portofolio kendaraan yang luas, merek ini telah lama dikenal konsumen Indonesia dan mempunyai jaringan penjualan serta layanan purnajual yang besar.

Sepanjang 2025, Toyota juga menjadi pemimpin penjualan ritel nasional dengan 258.923 unit.

Angka tersebut memperlihatkan kuatnya basis konsumen Toyota, khususnya pada kendaraan keluarga dan segmen kendaraan yang memiliki permintaan tinggi.

Memasuki 2026, Toyota juga mulai memperkuat lini kendaraan elektrifikasi.

Kategori :