BACA JUGA:Pegawai Kopdes Diduga Tertidur di Pojokan Saat Jam Kerja, Netizen Kritik Pelatihan Latsarmil
Insiden keracunan ini menjadi pelanggaran ketiga.
Satgas mengusulkan penutupan operasional SPPG Sukorejo 2 serta pengembalian dana yang telah diterima kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
“Usulan saya ya, usulan yang pertama, hari ini dia harus mengembalikan kepada BGN, jumlah penerima manfaat kali harga. Harus kembalikan,” tegas Sri Setyorini.
Kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi di SMAN 1 Tunjungan.
Akibatnya, banyak siswa merasa trauma untuk kembali mengonsumsi menu MBG.
“Dengan kejadian seperti ini anak-anak merasa trauma. Mungkin ke depannya kita bisa berkoordinasi,” terang Yuni Ni’wati.
BACA JUGA:45 Siswa SMPN 3 Turi di Sleman Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, SPPG Wonokerto Disorot
Video yang beredar menunjukkan siswa berkumpul di aula dengan ekspresi lelah, serta proses pemindahan beberapa korban ke ambulans Dinkes.
Kabupaten Blora bukan kali pertama menghadapi dugaan keracunan terkait MBG.
Sebelumnya, kasus serupa pernah terjadi di beberapa sekolah dasar dan menengah, termasuk temuan bakteri E. coli pada sampel makanan dan air di dapur SPPG lain pada 2025.
Komentar netizen di X mencerminkan kekhawatiran publik.
“MBG lagi aja, satu hari tanpa kabar buruk kayaknya mereka ga mampu,” tulis @Zaynnhann.
“Lagi dan lagi siswa2 keracunan mbg ini,” tulis @bynn28.