BACA JUGA:Diduga Kelelahan, Pelajar Tenggelam di Sungai Lematang, Jasad Belum Ditemukan
Pelampung ditemukan oleh awak KAL Anyer di sisi barat perairan Cikoneng-Labuan dekat Anyer.
Kondisinya rusak di beberapa bagian.
Hingga kini belum dikonfirmasi sebagai milik rombongan.
Presiden Prabowo Subianto langsung menginstruksikan KSAL untuk mengerahkan kapal sejak Senin malam.
“Sejak rombongan 5 jurnalis bersama 3 kru kapal dilaporkan hilang kontak, sejak Senin malam Presiden Prabowo memang sudah langsung menginstruksikan KSAL,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Operasi tidak mudah.
BACA JUGA:Lima Kapal Sisir Selat Sunda, Lima Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau masih aktif.
PVMBG menetapkan radius rekomendasi 3 kilometer sebagai zona bahaya.
Abu vulkanik mengganggu penggunaan drone. Arus laut di Selat Sunda cukup ekstrem, dan cuaca berubah-ubah.
Periset BRIN, Semeidi Husrin, mencatat anomali muka air laut yang terjadi cukup lama pada hari kejadian melalui sistem monitoring IDSL/PUMMA.
Hal ini menambah kompleksitas analisis kemungkinan penyebab.
“Harusnya ada tersangka sih. Pasti mereka ditugaskan sama atasan mereka utk meliput anak krakatau di dalam zona bahaya,” tulis @zpemo001 di X.
“Terus berjuang untuk misi mulia ini, semoga kelima jurnalis dan semua abk ditemukan dengan selamat. Aamiin,” tulis @of_ojifahruroji.
“Pada video yang beredar ketika rombongan berangkat, sepertinya tidak ada pelampung yang demikian,” tulis @Don_abroak.