BACAKORAN.CO - Dodhy Hardiyanto, gitaris sekaligus founder dan owner Kangen Band, secara mendadak mengumumkan pembubaran resmi grup musik asal Lampung itu pada Sabtu, 12 September 2026.
Melalui akun Instagram @dodhyofficial, ia menyatakan keputusan tersebut diambil secara sadar karena adanya kezaliman internal yang sudah lama ia pendam.
Pengumuman ini langsung menjadi perbincangan luas, termasuk di media sosial X, dan memicu reaksi dari vokalis Andika Mahesa yang mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari unggahan Dodhy.
Kangen Band bubar, Dodhy Hardiyanto, kezaliman internal, Andika Mahesa, lagu ciptaan Dodhy menjadi topik yang ramai dicari setelah pernyataan tersebut beredar.
BACA JUGA:Polisi Ungkap Perusuh Demo 27 Agustus Massa Bayaran: Dibayar Rp40-70 Ribu dari Badan Hukum...
Band yang dikenal lewat lagu-lagu pop Melayu hits seperti Yolanda, About You, dan sejumlah karya lain itu baru saja tampil di Hong Kong beberapa hari sebelumnya.
Keputusan sepihak Dodhy sebagai pencipta mayoritas lagu sekaligus pemilik band menimbulkan pertanyaan besar soal masa depan personel dan hak penggunaan katalog lagu.
Sebagaimana dikutip dari akun X @txtruangpodcast pada tanggal 12 September 2026,
postingan yang menyertakan foto personel dengan tulisan besar “BUBAR” langsung viral dan memicu ribuan komentar.
“DODHY BARU AJA MEMBUBARKAN KANGEN BAND!!! tiba tiba banget weh!! ada dzolim apa ini woy???” tulis akun tersebut, mencerminkan kejutan yang dirasakan banyak netizen.
BACA JUGA:Viral! Bus Transjakarta TJ0205 Rem Mendadak, Seluruh Penumpang Jatuh di Flyover Senen
Apa yang Ditulis Dodhy dalam Pengumuman Resminya?
Dodhy mengunggah foto formal lima personel Kangen Band dengan efek teks “BUBAR” yang retak dan dramatis.
Caption lengkapnya berbunyi:
“Bismillah saya dengan sadar menyatakan kangen band bubar di karnakan ada kezoliman di dalam nya, saya selaku owner dan founder kangen band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama, untuk para personil yang terlibat dan para EO ,,di larang keras member dari ex kangen band membawa lagu2 ciptaan saya, saya ucapkan terima kasih sebesar besar nya.”
Pernyataan ini tegas. Dodhy tidak merinci bentuk kezaliman yang dimaksud, namun menekankan posisinya sebagai owner dan founder.