BACAKORAN.CO – Mantan diplomat dan eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengungkap keberadaan teknologi canggih di sebuah ruangan khusus Istana Presiden yang mampu memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di mana pun di Indonesia.
Teknologi tersebut diklaim memiliki akurasi hingga sekitar satu meter, bahkan bisa menunjukkan titik pohon yang sedang terbakar.
Lebih jauh, sistem ini dapat disilangkan dengan peta detail wilayah operasional perusahaan, khususnya kelapa sawit, sehingga pemerintah segera mengetahui di lahan siapa titik api berada.
Dino berharap teknologi itu masih tersedia dan dimanfaatkan secara maksimal oleh Presiden bersama kementerian terkait untuk menangani karhutla.
Pengungkapan ini muncul di tengah isu kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi tantangan tahunan Indonesia, terutama di musim kemarau.
Dino Patti Djalal menyampaikan cerita berdasarkan pengalamannya saat bekerja di lingkungan Istana.
Ia menjelaskan bahwa alat tersebut memungkinkan deteksi hotspot secara sangat presisi.
Dengan data yang akurat, pemerintah tidak hanya mengetahui lokasi api, tetapi juga bisa menetapkan tanggung jawab pihak terkait.
“Tahukah Anda, waktu saya bekerja di istana ada teknologi di suatu ruangan khusus di mana jika ada kebakaran hutan di mana pun di Indonesia maka melalui teknologi ini kita akan tahu di mana hotspot-nya persis sampai titik pohon yang terbakar dengan akurasi satu meter,” kata Dino Patti Djalal, sebagaimana dikutip dari media sosial miliknya.
Lebih penting lagi menurutnya, semua wilayah operasi perusahaan kelapa sawit saat itu sudah dipetakan dengan sangat akurat.
Sehingga titik kebakaran bisa langsung dikaitkan dengan lahan perusahaan mana.
Sebagaimana dibagikan di media sosial X @LambeSahamjja pada tanggal 16 September 2026, pembahasan ini menyoroti harapan agar teknologi tersebut diaktifkan kembali secara optimal.
Postingan tersebut merangkum pernyataan Dino dan disertai cuplikan visual dari cerita sang diplomat.