BACA JUGA:Di HUT PAN, Prabowo Sentil Pakar: Terserah yang Menganggap Dirinya Pakar, Saking Pintar Jadi Goblok
Meski demikian, video Gerardus Permanaditya tetap memicu gelombang kritik.
“Gaada hak mas lu ky gitu, makan gaji juga dari rakyat,” tulis @00060jpg di X.
"soon to be pake kemeja putih, diem, menyesal, minta maaf,” komentar @ifryxh__.
Sebagaimana dikutip dari akun X @clingyberat pada 19 September 2026, unggahan tersebut menyertakan video dan foto, dengan caption tegas “Pegawai BGN malah ngejek korban keracunan MBG!!! Gerardus Permanaditya unggah video makan ayam goreng yang dianggap mengejek Febiona Purba, siswi korban keracunan MBG di Berastagi. Ratusan siswa keracunan, Febiona sempat kejang. Uang pajak buat bayar orang begini?”
BGN Regional DIY bergerak cepat. Koordinator Regional BGN DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, membenarkan bahwa Gerardus adalah pegawai SPPG Muntuk Dlingo dan sudah diklarifikasi.
“Yang bersangkutan sudah diklarifikasi oleh jajaran kami dan nanti akan disampaikan kepada publik secara pribadi maupun dari SPPG yang bersangkutan,” katanya Sabtu malam, 19 September 2026.
Kasus keracunan di Berastagi bukan yang pertama. BGN di bawah Kepala Sudaryono telah beberapa kali menutup dapur SPPG bermasalah, mencopot kepala unit, dan menekankan pentingnya standar higiene.
Di Bantul sendiri, sejumlah SPPG pernah ditutup sementara karena kasus keracunan, standar IPAL, atau administrasi yang belum lengkap.