BACAKORAN.CO – Menjadi orang tua di era digital seperti sekarang tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam membuat anak merasa benar-benar dihargai dan didengarkan di tengah kesibukan sehari-hari.
Seringkali, sobat mungkin berpikir bahwa memberikan mainan mahal, uang saku berlebih, atau liburan mewah adalah cara paling efektif untuk menunjukkan kasih sayang kepada sang buah hati.
Padahal, perasaan dihargai pada anak tidak selalu tumbuh dari hal-hal material atau pujian yang dilontarkan terus menerus tanpa makna.
Fakta membuktikan bahwa anak-anak cenderung lebih merekam bagaimana kamu memperlakukan mereka dalam momen-momen kecil yang dilakukan secara konsisten, yang pada akhirnya menyampaikan pesan kuat bahwa mereka memiliki arti penting dalam keluarga.
BACA JUGA:Tanda Kiamat Muncul di Laut? Mengerikan, Paus Orca Terekam Bantai Hiu Putih Ganas dalam 2 Menit Saja
Membangun harga diri anak sejatinya dimulai dari rumah.
Saat anak merasa tidak dihargai, mereka cenderung mencari validasi dari luar yang berpotensi membawa pengaruh negatif, atau justru menarik diri dari lingkungan sosial.
"Anak-anak merekam setiap detik perhatian yang kita berikan, dan itu menjadi pondasi kepercayaan diri mereka di masa depan," ujar Rina Setiawati, seorang praktisi psikologi keluarga.
Oleh karena itu, sangat penting bagi sobat untuk mulai mengubah pola interaksi sehari-hari.
Berikut adalah 6 kebiasaan sederhana yang wajib kamu terapkan agar anak merasa sangat dihargai keberadaannya.
BACA JUGA:6 Dampak Positif dan Negatif Orang yang Gila Kerja, Bisa Jadi Produktif tapi Diam-Diam Menguras Diri
6 Kebiasaan Orang Tua yang Bikin Anak Merasa Dihargai
1. Tanyakan Hal-Hal Kecil, Bukan Hanya Peristiwa Besar
Seringkali saat anak pulang sekolah, pertanyaan basa-basi seperti "Bagaimana sekolahmu hari ini?" hanya dijawab dengan kata "Baik" atau "Biasa saja".
Untuk membuka ruang obrolan yang lebih hangat, cobalah untuk menggali cerita yang lebih spesifik mengenai keseharian anak.
Sobat bisa bertanya tentang hal-hal kecil yang tampak sepele namun penting bagi dunia mereka.
Misalnya, tanyakan gambar apa yang baru saja mereka buat di buku tulis, permainan apa yang paling seru saat jam istirahat, atau ucapan lucu apa yang dilontarkan teman sebangkunya hari ini.