Stop Main HP! 6 Trik Ampuh Parenting Ini Bikin Anak Tumbuh Percaya Diri dan Merasa Berharga

Jumat 25 Sep 2026 - 19:06 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

Ini bisa berupa kegiatan mengobrol santai selama lima menit di pinggir kasur sebelum lampu kamar dimatikan, berjalan-jalan keliling kompleks setiap Minggu pagi, memasak sarapan bersama di hari libur, atau sekadar melakukan tos berjabat tangan dengan gaya rahasia sebelum mereka masuk ke gerbang sekolah.

BACA JUGA:Masjid Abad Pertama Hijriah Ditemukan di Situs Tambang Arab Saudi

Hal yang membuat ritual ini sangat powerful adalah kepastiannya.

Sifatnya yang dapat diprediksi membuat anak belajar bahwa selalu ada waktu khusus dan tempat yang aman di mana mereka bisa sepenuhnya terkoneksi dengan kamu.

Kenangan emosional dari rutinitas kecil ini sering kali bertahan jauh lebih lama di memori mereka dibandingkan liburan mewah yang hanya terjadi setahun sekali.

5. Libatkan Anak dalam Kehidupan Keluarga

Salah satu cara paling ampuh untuk membuat seseorang merasa dihargai adalah dengan membuatnya merasa dibutuhkan, dan ini berlaku juga untuk anak-anak.

Memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari akan menumbuhkan rasa memiliki yang kuat.

Sobat bisa mulai dengan meminta pendapat mereka pada keputusan-keputusan kecil sehari-hari.

Tanyakan pada mereka, "Malam ini enaknya kita masak ayam teriyaki atau buat cireng ya?", atau mintalah saran mereka saat menata ulang ruang keluarga.

Selain itu, kamu juga bisa memberikan tanggung jawab pekerjaan rumah yang sesuai dengan kapasitas dan usianya.

BACA JUGA:Sering Memasukkan Tangan ke Saku Celana? Ini Karakter yang Bisa Terlihat Menurut Psikologi

6. Validasi Perasaan Mereka Tanpa Menghakimi

Sering kali saat anak menangis atau marah karena hal sepele, respons instan orang tua adalah menyuruh mereka berhenti dengan kalimat seperti, "Jangan nangis, gitu aja kok cengeng," atau "Udah, jangan marah-marah terus." Kebiasaan ini tanpa disadari membuat anak merasa perasaan mereka salah dan tidak dihargai.

Untuk membuat anak merasa dihargai seutuhnya, kamu perlu membiasakan diri untuk memvalidasi perasaan mereka.

Ketika mereka kesal, terimalah emosi tersebut dengan hangat. Kamu bisa berkata, "Iya, wajar kalau kamu merasa sedih karena mainanmu rusak, sini peluk dulu."

Dengan mengakui emosi mereka tanpa buru-buru menghakimi atau menyalahkan, kamu mengajarkan kecerdasan emosional yang luar biasa.

Anak akan merasa aman untuk berekspresi dan tahu bahwa kamu adalah tempat berlindung yang paling nyaman.

Kategori :