BACAKORAN.CO – Pasar motor listrik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran Indomobil e-Motor Sprinto. Motor listrik berjenis matik ini tampil dengan desain sporty yang sekilas mengingatkan pada skutik populer Honda Vario, terutama melalui desain lampu depan full LED dan DRL.
Namun, bukan hanya tampilan yang menjadi daya tariknya. Sprinto membawa sejumlah fitur modern, mulai dari layar touchscreen, screen mirroring smartphone, regenerative braking, mode Sport dan Boost, hingga sistem pemantauan tekanan ban atau TPMS.
BACA JUGA:LFP vs NMC: Perbedaan Baterai Mobil Listrik dan Mana yang Lebih Unggul?
Motor Listrik dengan Top Speed 90 Km/Jam
Indomobil e-Motor Sprinto menggunakan baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh yang dipadukan dengan motor listrik tipe hub wheel.
Motor hub wheel ditempatkan langsung pada bagian pelek belakang. Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga maksimum 4,7 PS dengan torsi yang diklaim mencapai 195 Nm pada hub motor.
Untuk kemampuan berkendara, Sprinto memiliki kecepatan maksimum hingga 90 km/jam. Sementara jarak tempuhnya diklaim mencapai 110 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Angka tersebut membuat Sprinto diposisikan sebagai motor listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian, terutama bagi pengguna yang menginginkan skutik listrik dengan performa lebih dari sekadar kendaraan perkotaan berkecepatan rendah.
BACA JUGA:Chery E5 2026: Mobil Listrik 201 HP Harga Mulai Rp379 Jutaan, Fitur Melimpah
Kaki-Kaki Dibekali Suspensi Adjustable
Beralih ke bagian kaki-kaki, Sprinto menggunakan suspensi teleskopik di depan.
Sementara bagian belakang mengandalkan Twin Shock dengan Adjustable Preload. Konfigurasi ini memberikan opsi pengaturan pada suspensi belakang sesuai kebutuhan.
Motor ini menggunakan pelek berukuran 14 inci, dengan ban depan berukuran 90/90 dan ban belakang 100/80.
Untuk sistem pengereman, Sprinto sudah menggunakan cakram di roda depan dan belakang yang dipadukan dengan Combined Brake System (CBS).
BACA JUGA:ALVA N3 Next Generation: Motor Listrik Rp16,5 Juta dengan Sewa Baterai Seumur Hidup
Bukan Speedometer Biasa, Pakai Layar Touchscreen
Salah satu fitur yang cukup mencolok adalah panel instrumen digitalnya.
Indomobil e-Motor Sprinto menggunakan layar touchscreen interaktif yang tidak hanya berfungsi sebagai panel informasi kendaraan.
Layar tersebut mendukung fitur screen mirroring dengan smartphone, pemutar musik, indikator G-Force, hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS).
Dengan konsep tersebut, panel instrumen Sprinto terasa lebih modern dibandingkan panel meter konvensional yang hanya menampilkan kecepatan, baterai, dan informasi dasar kendaraan.
BACA JUGA:4 Motor Listrik Viar Murah 2026 untuk Antar Anak Sekolah
Ada Mode Sport, Boost dan Reverse
Fitur berkendara Sprinto juga dibuat cukup lengkap.
Motor listrik ini memiliki mode Sport dan Boost yang dapat digunakan sesuai kebutuhan berkendara. Selain itu, tersedia pula tombol Reverse atau mode mundur yang dapat membantu ketika pengendara ingin mengeluarkan motor dari posisi parkir tertentu.
Sprinto juga dibekali Regenerative Braking. Tingkat regenerative braking tersebut dapat diatur sehingga karakter deselerasi dan pemanfaatan energi saat kendaraan melambat dapat disesuaikan.
BACA JUGA:Vario 150 Smartkey Mogok Total? Ternyata Bukan Aki, Ini Biang Keroknya
Bisa Isi Daya Gadget
Fitur modern lainnya terdapat pada sektor konektivitas.
Indomobil e-Motor Sprinto menyediakan USB Type-C dan USB Type-A yang dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat seperti smartphone.
Fitur ini cukup berguna bagi pengguna yang sering mengandalkan ponsel selama perjalanan, terutama untuk navigasi maupun komunikasi.
BACA JUGA:Harga Honda Vario 125 Terbaru 2026, Spesifikasi Mesin, dan Beda Varian CBS vs CBS-ISS
Dek Rata dan Jok 770 mm
Dari sisi kepraktisan, Sprinto menggunakan konsep flat deck atau dek rata.
Area tersebut dapat dimanfaatkan untuk membawa barang bawaan sehingga memberikan fleksibilitas tambahan ketika digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Tinggi joknya berada di angka sekitar 770 mm, sedangkan bobot motor disebut sekitar 100 kilogram.
Kombinasi tersebut membuat Sprinto tetap membawa karakteristik skutik yang praktis untuk mobilitas perkotaan.
Port Charger Tersembunyi di Bawah Jok
Salah satu hal menarik dari Sprinto adalah posisi port pengisian daya.
Lubang charger ditempatkan di area bagasi di bawah jok. Penempatan tersebut membuat port pengisian tidak berada di bagian luar bodi yang mudah terlihat.
Pengguna cukup membuka jok untuk mengakses area pengisian daya.
Spesifikasi Utama Indomobil e-Motor Sprinto
| Spesifikasi | Indomobil e-Motor Sprinto |
|---|---|
| Jenis | Motor listrik matik |
| Baterai | Lithium 2,45 kWh |
| Motor | Hub Wheel |
| Tenaga maksimum | 4,7 PS |
| Torsi | Hingga 195 Nm pada hub motor |
| Top speed | 90 km/jam |
| Jarak tempuh | Hingga 110 km |
| Suspensi depan | Teleskopik |
| Suspensi belakang | Twin Shock Adjustable Preload |
| Pelek | 14 inci |
| Ban depan | 90/90 |
| Ban belakang | 100/80 |
| Rem | Cakram depan-belakang |
| Sistem rem | CBS |
| Panel instrumen | Touchscreen |
| Fitur | Screen Mirroring, G-Force, TPMS |
| Mode berkendara | Sport dan Boost |
| Reverse | Ya |
| Regenerative Braking | Ya |
| USB | Type-C dan Type-A |
| Tinggi jok | 770 mm |
| Bobot | Sekitar 100 kg |