BACAKORAN.CO – Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026, disambut secara megah oleh Presiden Prabowo Subianto dengan iringan ratusan pasukan berkuda dan pengawalan motoris.
Momen yang seharusnya menjadi simbol penguatan hubungan bilateral Indonesia-Mesir justru memicu interupsi publik di media sosial.
Banyak pihak mengingatkan bahwa di saat yang sama, Kalimantan masih dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membuat relawan dan pemadam kebakaran kelelahan hingga mengibarkan bendera putih.
Sebagaimana dibagikan di media sosial X @heniunique pada tanggal 11 Oktober 2026, postingan tersebut menyoroti kontras tajam antara kemeriahan sambutan kenegaraan dengan kondisi darurat di lapangan.
“Silakan sambut tamu dengan meriah, tapi jangan biarkan rakyat berjuang sendirian di tengah musibah. Relawan juga butuh dukungan nyata, Pak,” tulis @heniunique.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat Hanguskan 600 Rumah di Dusun Serdang Bangka Selatan, 2.400 Jiwa Terdampak
Kunjungan Presiden El-Sisi merupakan kunjungan balasan setelah Presiden Prabowo mengunjungi Mesir pada 2024 dan 2025.
Tujuan utamanya memperkuat kerja sama strategis di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, perikanan, visa dan pendidikan.
Menurut Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, pertemuan tersebut mencakup penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.
Iring-iringan kendaraan Presiden El-Sisi yang berpelat “Egypt” tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.35–10.37 WIB.
Rombongan dikawal puluhan hingga ratusan pasukan berkuda (video yang beredar menyebut 120 pasukan), pengawalan motoris, serta disambut ratusan siswa sekolah dasar yang melambaikan bendera.
BACA JUGA:Tiga Hari Diburu, Terduga Pencuri Honda Beat di PALI Ditangkap
Upacara penyambutan dilengkapi tembakan meriam salvo, lagu kebangsaan kedua negara, dan tarian tradisional.
Presiden Prabowo yang mengenakan jas abu-abu dan kopiah hitam menyambut langsung tamunya dengan jabat tangan dan pelukan hangat.
Namun di media sosial, perhatian publik cepat beralih.