bacakoran.co

Tak Bertenaga, Harga Emas Antam Mandek Tiga Hari Beruntun, Ada Apa?

Harga emas Antam mandek tiga hari beruntun saat pasar menantikan hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) dan pengumuman hasil rapat The Fed.--istimewa

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan pajak penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen untuk yang tidak memiliki NPWP.
PPh ini langsung dipotong dari nilai buyback.

Adapun untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, disertai bukti potong PPh 22 untuk tiap transaksi.

BACA JUGA:Harga Emas Antam Bak Roller Coaster, Ini Jadi Biang Keroknya!

BACA JUGA:Boom! Emas Antam Cetak Sejarah (Lagi), Harga Sentuh Rp1,529 Juta per Gram, Ini Pemicunya!

Di sisi lain, harga emas dunia pun hanya mengalami sedikit pergerakan.

Pada perdagangan kemarin, emas dunia di pasar spot ditutup di angka US$2.736,5 per troy ons, naik tipis hampir flat sebesar 0,01 persen dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.

Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) yang dijadwalkan pada 5 November menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pasar emas cenderung stabil.

Kedua kandidat, Donald Trump dan Kamala Harris, bersaing ketat dengan selisih dukungan yang sangat tipis, dan ketidakpastian atas hasil akhir pemilu dapat menambah volatilitas di pasar.

Di samping itu, investor global pun menantikan hasil rapat Federal Reserve System alias The Fed yang akan diumumkan pada Jumat (8/11/2024) dini hari waktu Indonesia.

BACA JUGA:Rekor Beruntun, Harga Emas Antam Tembus Rp1,5 Juta per Gram! Jual atau Tunggu Biar Makin Cuan?

BACA JUGA:Catat Rekor Tertinggi Baru! Harga Emas Dunia Meroket, Emas Antam Pun Ikut Berkilau!

Menurut Chris Larkin dari E*Trade (Morgan Stanley), minggu ini bukanlah pekan yang biasa.

“Para trader dan investor kini menunggu hasil pemilu dan siap menghadapi kemungkinan perhitungan suara yang memakan waktu lama, menciptakan ketidakpastian di pasar,” terangnya dilansir dari Bloomberg News.

Ketidakpastian di pasar global ini menjadikan emas sebagai aset yang diincar investor sebagai perlindungan selama periode yang tidak menentu ini.

Tak Bertenaga, Harga Emas Antam Mandek Tiga Hari Beruntun, Ada Apa?

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co – harga emas produksi tbk (antm) jalan di tempat pada perdagangan hari ini, selasa (5/11/2024).

mandek selama tiga hari berturut-turut, sementara global pun cenderung stabil.

adapun harga emas antam dibanderol rp1.539.000 per gram, sama seperti hari-hari sebelumnya.

itu artinya, harga emas antam tidak mengalami perubahan dalam tiga hari terakhir, sejak minggu (3/11/2024).

emas antam ukuran 5 gram ditawarkan seharga rp7.470.000, dan emas antam 10 gram dijual rp14.885.000.

lalu, emas antam bobot 25 gram dipatok senilai rp37.087.000, sama seperti harga sebelumnya.

emas antam 50 gram bisa ditebus seharga rp74.095.000.

berikutnya, harga emas antam berat 100 gram dibanderol rp148.112.000, dan emas antam 500 gram dihargai rp739.820.000.

sedangkan emas antam terbesar, ukuran 1.000 gram bisa ditebus dengan harga rp1.479.600.000.

sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali oleh antam berada di angka rp1.391.000 per gram, yang juga stagnan dibandingkan harga kemarin.

mengacu pada peraturan menteri keuangan no 34/pmk.10/2017, penjualan kembali emas antam dengan nominal lebih dari rp10 juta dikenakan pajak penghasilan (pph) 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang npwp dan 3 persen untuk yang tidak memiliki npwp.
pph ini langsung dipotong dari nilai buyback.

adapun untuk pembelian emas batangan, dikenakan pph 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang npwp dan 0,9 persen untuk non-npwp, disertai bukti potong pph 22 untuk tiap transaksi.

di sisi lain, harga emas dunia pun hanya mengalami sedikit pergerakan.

pada perdagangan kemarin, emas dunia di pasar spot ditutup di angka us$2.736,5 per troy ons, naik tipis hampir flat sebesar 0,01 persen dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.

pemilihan presiden amerika serikat (as) yang dijadwalkan pada 5 november menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pasar emas cenderung stabil.

kedua kandidat, donald trump dan kamala harris, bersaing ketat dengan selisih dukungan yang sangat tipis, dan ketidakpastian atas hasil akhir pemilu dapat menambah volatilitas di pasar.

di samping itu, investor global pun menantikan hasil rapat federal reserve system alias the fed yang akan diumumkan pada jumat (8/11/2024) dini hari waktu indonesia.

menurut chris larkin dari e*trade (morgan stanley), minggu ini bukanlah pekan yang biasa.

“para trader dan investor kini menunggu hasil pemilu dan siap menghadapi kemungkinan perhitungan suara yang memakan waktu lama, menciptakan ketidakpastian di pasar,” terangnya dilansir dari bloomberg news.

ketidakpastian di pasar global ini menjadikan emas sebagai aset yang diincar investor sebagai perlindungan selama periode yang tidak menentu ini.

Tag
Share