bacakoran.co

Innalillah! Tokoh Pers Nasional Pendiri Fajar Group HM Alwi Hamu Berpulang di Usia 80 Tahun

Kabar duka HM Alwi Hamu Tokoh Pers Nasional Pendiri Fajar Group Meninggal Dunia Hari ini--Ist

Bersama mereka menerbitkan buletin IDJO itam BERDJUANG dan aktif dalam gerakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) pada tahun 1966.

Mereka mendirikan surat kabar "KAMI," dengan Jusuf Kalla sebagai ketua dan Alwi sebagai sekretaris menandai peran penting mereka dalam dunia pers mahasiswa.

Perjalanan Alwi sebagai jurnalis tidak selalu mulus.

BACA JUGA:Innalillahi! Ibunda Tercinta Mahdud MD Meninggal Dunia: Selamat Jalan Ibuku, Temuilah Ayahku!

BACA JUGA:3 Pesan Menag Nasaruddin untuk Jamaah Haji, Nomor 1 Paling Krusial

Ia pernah merasakan dinginnya dinding penjara akibat mempertahankan idealismenya dalam dunia pers.

Selama 6 bulan ia berada di balik jeruji namun hal tersebut tidak memadamkan semangatnya.

Bagi Alwi jurnalistik bukan sekadar pekerjaan melainkan sebuah panggilan untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.

Pada 1 Oktober 1981, Alwi mendirikan Harian Fajar sebuah media yang saat ini dikenal luas dan dihormati di Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya Fajar tumbuh menjadi salah satu media berpengaruh di tanah air, berperan penting dalam mengawal demokrasi dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

BACA JUGA:Viral! Siswa SD di Nias Rekam Sekolah Tanpa Guru Selama Sebulan, Bupati Bentuk Tim untuk Periksa

BACA JUGA:Tragis! Satpam Tewas di Rumah Mewah Lawang Gintung, Anak Majikan Jadi Tersangka

Visi Alwi untuk menciptakan media yang jujur dan berintegritas terus hidup melalui Fajar Group.

Alwi Hamu lebih dari sekadar pendiri Fajar Group, Beliau adalah mentor yang penuh perhatian pemimpin yang menginspirasi, dan sahabat yang hangat.

Sentuhan kebaikan dan kebijaksanaannya dirasakan oleh banyak orang yang bekerja dan berinteraksi dengannya.

Innalillah! Tokoh Pers Nasional Pendiri Fajar Group HM Alwi Hamu Berpulang di Usia 80 Tahun

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - kabar duka menyelimuti dunia pers nasional , tokoh besar yang dikenal sebagai pendiri fajar group meninggal dunia hari ini. 

beliau di rumah sakit puri indah, jakarta barat, pada sabtu, 18 januari 2025, sekitar pukul 06.50 wib. 

“innalillahi wa innailaihi raji’un. telah berpulang ke rahmatullah bapak h. m. alwi hamu pada hari sabtu, 18 januari 2025,” ujar rahman, salah satu orang yang dekat dengan almarhum dikutip dari fajar.co.id.

kabar ini tersebar luas melalui pesan di berbagai whatsapp group mengabarkan bahwa alwi hamu telah meninggalkan kita untuk selamanya.

hm alwi hamu yang tutup usia pada usia 80 tahun merupakan salah satu komisaris pt citra bumi sumatera (sumatera ekspres group).

kehilangan beliau meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sahabat dan rekan seprofesi, serta bagi dunia jurnalistik yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya.

beliau akan dimakamkan di tanah kelahirannya, makassar, sulawesi selatan, pada minggu, 19 januari 2025 sebuah kota yang sangat dicintainya.

sosok hm alwi hamu

lahir di parepare pada 28 juli 1944, alwi hamu tidak hanya dikenal sebagai seorang jurnalis tetapi juga sebagai seorang visioner yang percaya bahwa kata-kata memiliki kekuatan untuk mengubah dunia.

sejak usia remaja ia sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap dunia jurnalistik dengan menerbitkan majalah stensilan, sebuah langkah awal yang menandai perjalanan panjangnya sebagai seorang jurnalis berpengaruh.

saat menjadi mahasiswa alwi hamu bergabung dengan himpunan mahasiswa islam (hmi) di mana ia bertemu dengan jusuf kalla, yang kemudian menjadi sahabat dekatnya.

bersama mereka menerbitkan buletin idjo itam berdjuang dan aktif dalam gerakan kesatuan aksi mahasiswa indonesia (kami) pada tahun 1966.

mereka mendirikan surat kabar "kami," dengan jusuf kalla sebagai ketua dan alwi sebagai sekretaris menandai peran penting mereka dalam dunia pers mahasiswa.

perjalanan alwi sebagai jurnalis tidak selalu mulus.

ia pernah merasakan dinginnya dinding penjara akibat mempertahankan idealismenya dalam dunia pers.

selama 6 bulan ia berada di balik jeruji namun hal tersebut tidak memadamkan semangatnya.

bagi alwi jurnalistik bukan sekadar pekerjaan melainkan sebuah panggilan untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.

pada 1 oktober 1981, alwi mendirikan harian fajar sebuah media yang saat ini dikenal luas dan dihormati di indonesia.

di bawah kepemimpinannya fajar tumbuh menjadi salah satu media berpengaruh di tanah air, berperan penting dalam mengawal demokrasi dan menyuarakan aspirasi masyarakat.

visi alwi untuk menciptakan media yang jujur dan berintegritas terus hidup melalui fajar group.

alwi hamu lebih dari sekadar pendiri fajar group, beliau adalah mentor yang penuh perhatian pemimpin yang menginspirasi, dan sahabat yang hangat.

sentuhan kebaikan dan kebijaksanaannya dirasakan oleh banyak orang yang bekerja dan berinteraksi dengannya.

kepergiannya adalah kehilangan besar bagi dunia pers tetapi warisan nilai dan semangat yang ia tinggalkan akan terus menginspirasi generasi mendatang.

di tempat peristirahatan terakhirnya di makassar, hm alwi hamu akan selalu dikenang.

bukan hanya melalui karya jurnalistik yang ia tinggalkan, tetapi juga melalui nilai-nilai perjuangan dan integritas yang ia tanamkan.

semangatnya untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan akan terus hidup dalam hati banyak orang, menjadi inspirasi bagi mereka yang berjuang di dunia pers.

Tag
Share