bacakoran.co - sedang mempersiapkan terobosan baru di bawah kepemimpinan dengan rencana penerapan sistem kerja empat hari.
kebijakan ini terinspirasi dari negara-negara eropa, terutama kawasan skandinavia.
yang sukses mengimplementasikan langkah serupa demi meningkatkan kualitas hidup warganya.
anggota tim transisi bidang kebijakan publik, nirwono yoga, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menangani berbagai permasalahan , seperti cuaca ekstrem hingga polusi udara yang kronis.
"misalnya, ketika memasuki puncak musim hujan dengan ancaman banjir, solusi paling mudah adalah meliburkan pekerja," ungkap nirwono, dilansir tim bacakoran.co dari kompas.com.
selain sebagai respons terhadap ancaman banjir, sistem empat hari kerja dinilai efektif mengurangi polusi udara yang kerap menempatkan dalam daftar tiga besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
"selama musim kemarau, solusi paling mudah, murah, dan praktis adalah dengan work from home (wfh). ini sudah terbukti selama puncak polusi sebelumnya," jelas nirwono.
penerapan sistem kerja ini juga memungkinkan fleksibilitas jadwal kerja, seperti penambahan hari libur di tengah pekan.
hari libur tambahan ini, seperti rabu atau jumat, akan ditentukan lebih lanjut oleh dprd .
“misalnya, masuk kerja senin, selasa, libur rabu, lalu kembali masuk kamis dan jumat. pola ini akan disesuaikan melalui keputusan dprd,” tambahnya.
penerapan sistem ini sebenarnya bukan hal baru.
sebelumnya, penjabat gubernur jakarta heru budi hartono telah memperkenalkan wfh sebagai upaya mengurangi dampak buruk polusi udara.
langkah serupa juga pernah diambil dengan meliburkan sekolah saat tingkat polusi udara mencapai puncaknya.
dengan kebijakan ini, pramono-rano tidak hanya ingin meringankan beban masyarakat saat menghadapi cuaca ekstrem dan polusi.
tetapi juga meningkatkan keseimbangan hidup serta produktivitas jakarta.
kebijakan inovatif ini akan diuji coba dalam beberapa bulan mendatang.
dengan harapan dapat menciptakan perubahan positif bagi ibu kota.