Viral! Video Orang Tua Siswa SMP 7 Mojokerto yang Terseret Ombak Tolak Berdamai, Ini Kronologinya
Viral video orang tua siswa smp 7 mojokerto ngamuk tolak berdamai. --SINDOnews.com
Video kejadian siang hari Rabu (28/1/2025) itu beredar luas di media sosial sejak malam harinya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, menjelaskan bahwa para guru SMPN 7 Mojokerto datang ke rumah keluarga Yosef dan Istiqomah untuk mengurus surat administrasi, bukan untuk menawarkan perdamaian seperti yang diberitakan.
BACA JUGA:Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung Batasi Pengecer Gas LPG 3 Kg, Begini Cara Pendaftarannya
BACA JUGA:Pelantikan Kepala Daerah 6 Februari Batal! Kapan Jadwal Barunya? Ini Bocorannya!
"(Surat) Itu menjadi kelengkapan pemberkasan," jelasnya.
Sebelumnya, 13 pelajar dari SMP Mojokerto tenggelam karena terseret ombak di Pantai Drini, Kelurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, pada Selasa (28/1/2025) pukul 06.30 WIB pagi.
Berdasarkan informasi 9 wisawatan berhasil diselamatkan dan 4 lainnya masih dalam pencarian.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, menjelaskan kronologi insiden ini berawal saat rombongan pelajar ini tiba di kawasan Pantai Drini pagi tadi.
Rombongan ini hadir sekitar 261 pelajar dan 16 pendamping yang memiliki rencana outing class.
"Sesampai di pantai, para pelajar ini langsung berenang bersama-sama, selang berapa lama mereka sudah berada di area tengah dan terseret ombak," tuturnya, dikutip Bacakoran.co dari TribunJogja, Selasa (28/1/2025).
Pada saat kejadian ini saksi yang berada di lokasi langsung memanggil petugas SAR untuk meminta pertolongan, dan berusaha untuk mengevakuasi para pelajar tersebut.
"Namun, dari 13 pelajar yang terseret ombak baru 9 pelajar yang berhasil diselamatkan, sedangkan 4 pelajar lain masih dilakukan pencarian," ungkap.
Diduga para pelajar ini masuk ke area kapal nelayan dan diketahui jalur ini memiliki kedalaman yang lebih dalam dibanding area lain.