Usai Hadapi 4 Turnamen, Ini Catatan PBSI: Mulai 2026 Fokus Olimpiade 2028!
Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti juara usai mengalahkan pasangan tuan rumah di Thailand Masters-pbsi-
"Ini akan menjadi catatan dalam pengembangan latihan ke depan selain peningkatan individual skill di semua sektor,” lanjut peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 ini.
Meski demikian, Eng Hian mengapresiasi pencapaian atlet-atlet Indonesia dalam empat ajang tersebut. Sekalipun masih ada hal teknis maupun non teknis yang harus di evaluasi.
Apresiasi dan ucapan terima kasih juga disampaikan Eng Hian kepada para pelatih yang telah bekerja keras dalam waktu yang singkat, sejak pembentukan tim pelatih di bawah kepengurusan yang baru pada 19 Desember 2024.

M. Shohibul Fikri/Daniel Marthin (ganda putra) jadi runner up di Thailand Masters 2025-pbsi-
BACA JUGA:Sektor Tunggal Putri Indonesia Buka Kans All Indonesian Final di Thailand Masters 2025
"Dalam konteks organisasi, saya melihat perjalanan jangka panjang. Kita baru saja melakukan pergantian pelatih teknik dan fisik," jelasnya.
"Kita juga mixed & matched pasangan ganda. Ini semua merupakan usaha untuk mendapatkan racikan terbaik,” papar Eng Hian.
Lanjut Eng Hian, ke depan, terutama para atlet muda akan ditambah jam terbangnya. Harapannya bisa mendapatkan pengalaman dan belajar dari setiap pertandingan yang diikuti.
“Selamat kepada Lanny/Fadia yang berhasil menjadi juara Thailand Masters 2025 dan juga para runner up, baik di Daihatsu Indonesia Masters dan Thailand Masters,” jelas Eng Hian.
