Meski Dapat Ancaman dan Serangan Buzzer, Doktif Ungkap Akan Terus Review Skincare: Ingin Melindungi Masyarakat
Dokter Detektif Tak Gentar Review Skincare Meski Dapat Serangan Buzzer dan Ancaman --Tribun
"Melaporkan semua rombongan yang ada di kejadian tadi, jadi semua Doktif laporkan, jadi doktif berharap semua prosesnya berjalan, mangkanya doktif sambil live bukan mencari perhatian, tapi disitu posisinya doktif hanya bersama Teh Fia dan sopir, tapi mereka melakukan pengeroyokan rame-rame, dua wanita, dan lainnya laki-laki," ujar Doktif, di Polda Metro Jaya, dikutip Bacakoran.co dari Tribunsumsel, Sabtu (18/1/2025).
BACA JUGA:Oky Pratama dan Richard Lee, Bikin Geger dengan Unboxing Produk Skincare ‘Polosan’ Milik Heni Sagara
BACA JUGA:Skincare Mira Hayati Diduga Mengandung Merkuri, dr. Oky Pratama Unboxing Langsung!
Atas tindakan ini juga doktif meminta agar pihak kepolisian menindak tegas laporannya untuk Shella Saukia atas aksi pengeroyokan dan Doktif merasa tidak nyaman dan trauma.
"Doktif merasa tidak nyaman untuk bepergian karena kok jadi seperti dibuntutin, soalnya dia tiba-tiba dateng dengan gerombolan gitu dengan cara tidak etis, menunjuk-menunjuk, sangat tidak sopan," ungkapnya.
Berdasarkan penuturan Doktif Shella Saukia dan rombongan telah melakukan pengancaman terhadap staff-staff Doktif.
"Mereka mengata-ngatain juga staffnya doktif dan sopir juga, jadi otomatis menimbulkan trauma juga," ungkap Doktif
BACA JUGA:Fakta Mengejutkan Terungkap! Produk Daviena Skincare Ternyata Overclaim, Benarkah Berbahaya?
"Bayangkan jika saudara kalian dibegitukan pasti gak akan nyaman dan tidak aman," sambungnya.
Diketahui aksi labrak ini berawal dari doktif yang terlihat mereview produk yang katanya telah stop produksi tapi masih dijual.
Hal ini juga di unggah oleh akun X @whoopziiy, yang memperlihatkan screen recorder saat doktif live di tiktok dengan membeberkan skincare yang stop produks 2 tahun tersebut.
"katanya sudah dua tahun tidak menjual, kok doktif masih dapet, dari mana ini" ucap doktif.
Terlihat ia membeberkan skincare yang katanya telah stop produksi tapi Doktif masih dapat yang dibeli pada bulan Desember 2024 lalu.