Viral! Dua Gadis Remaja di Kaimana Papua Barat Hilang 2 Hari, Terungkap Disekap dan Dirudapaksa oleh Polisi
Dua gadis remaja di Kaimana disekap dan rudapaksa oknum polisi--Ist
Ibu korban juga menyatakan bahwa anaknya mengalami memar di bagian kepala belakang dan sempat dipukuli.
Kedua gadis remaja tersebut telah menjalani visum et repertum di RSUD Kaimana untuk mendapatkan bukti medis terkait dugaan kekerasan yang dialami.
BACA JUGA:Geger! Pria Disabilitas Jadi Tersangka Rudapaksa, Polisi NTB Bongkar Motif Agus Buntung
Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Kaimana, berharap agar keadilan dapat ditegakkan.
Kasat Reskrim Polres Kaimana, AKP Bobi Rahman, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami keterangan dari semua pihak terkait kasus ini.
"Kami sedang mengumpulkan informasi dan keterangan lebih lanjut. Untuk terduga pelaku, kami belum mendapatkan keterangan langsung karena yang bersangkutan masih izin keluar daerah," ungkap Bobi.
Kasus ini telah memicu kemarahan dan keprihatinan di kalangan masyarakat.
BACA JUGA:Viral! Kisah Seorang Perempuan di Sumba Dijadikan Budak dan Dirudapaksa oleh Majikan dari Kelas 2 SD
Banyak yang menyerukan keadilan bagi korban dan meminta agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas terhadap oknum polisi yang terlibat.
Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan bahwa perlindungan terhadap anak-anak harus menjadi prioritas utama.
Kasus dugaan pemerkosaan dan penyekapan yang melibatkan oknum polisi ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan banyak pertanyaan tentang keamanan dan perlindungan anak di Indonesia.
Keluarga korban dan masyarakat berharap agar kasus ini ditangani dengan serius dan transparan, serta agar keadilan dapat ditegakkan bagi kedua gadis remaja yang menjadi korban.
BACA JUGA:Kasus Kakak Adik Dirudapaksa 13 Pria di Purworejo, Ini Tanggapan Kades Banyuurip