bacakoran.co - sebuah manuver bisnis kelas kakap terjadi setelah resmi menandatangani kesepakatan pembelian 210 unit pesawat jet dari .
momen ini tak hanya menggegerkan pasar global, tapi juga membuat presiden as donald trump tersenyum lebar saat kunjungan pentingnya ke timur tengah.
transaksi super jumbo
seperti dilansir dari reuters, kontrak raksasa ini mencakup 160 unit pesawat yang langsung dipesan, terdiri dari 130 unit boeing 787 dreamliner, dan 30 unit boeing 777x.
tak cukup di situ, qatar airways juga menyematkan opsi pembelian 50 pesawat tambahan, menjadikan total potensial pesanan 210 unit.
nilai kesepakatan ini disebut mencapai us$96 miliar, atau jika dirupiahkan sekitar rp1,59 kuadriliun.
saham boeing dan ge langsung naik!
efek domino langsung terasa.
saham boeing meroket 0,6 persen, sementara ge aerospace, pemasok mesin jet dalam kesepakatan ini, ikut menikmati lonjakan 0,7 persen di bursa new york.
sebuah sinyal kuat jika pasar menyambut deal ini dengan antusias.
peran trump di balik deal bersejarah
kesepakatan megadeal ini ditandatangani saat kunjungan donald trump ke qatar, didampingi oleh emir qatar sheikh tamim bin hamad al-thani.
dalam seremoni megah, ceo boeing kelly ortberg dan ceo qatar airways badr mohammed al-meer menandatangani kontrak bersejarah yang disebut sebagai pesanan jet terbesar sepanjang sejarah boeing.
saingi emirates, pukul balik airbus
langkah strategis qatar airways ini juga merupakan pukulan telak bagi rival berat mereka, airbus.
terlebih, versi jumbo airbus a350 yang ditenagai rolls-royce tengah menghadapi masalah operasional di wilayah panas seperti timur tengah.
kini, qatar mengalihkan perhatian ke boeing dan langsung menyabet spotlight dunia.
tak hanya menyalip airbus, langkah ini juga menyasar kompetitor utama qatar airways, emirates, yang sebelumnya memesan 205 unit boeing 777x.
pengiriman pesawat belum dalam waktu dekat
meski deal ini mencetak sejarah, pengiriman jet-jet jumbo ini belum akan terjadi dalam waktu dekat.
para analis memperkirakan, pesawat-pesawat ini baru akan mulai diterima qatar dalam lima tahun ke depan karena masih adanya hambatan produksi dan backlog industri penerbangan pascapandemi.