DPR Bentuk Tim Khusus Awasi Penulisan Ulang Sejarah Indonesia: Pastikan Tak Menyimpang dari Fakta!
DPR RI resmi membentuk tim pengawasan khusus yang akan memantau jalannya proyek penulisan ulang sejarah nasional Indonesia.--
Proyek ini bertujuan untuk menyesuaikan isi sejarah nasional agar lebih relevan dengan temuan baru dan konteks zaman kini.
"Penulisan ulang ini bukan dari nol. Kita update dan memperkaya buku sejarah seperti Sejarah Nasional Indonesia (SNI) dan Indonesia dalam Arus Sejarah yang sudah ada sejak tahun 1980-an hingga 2000-an," jelas Fadli kepada wartawan pada Mei lalu.
BACA JUGA:Israel Kirim Delegasi ke Qatar, Hamas Ajukan 3 Syarat Gencatan Senjata di Jalur Gaza!
Proyek ini melibatkan lebih dari 100 sejarawan terkemuka, termasuk akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tim penulis dipimpin oleh Prof. Susanto Zuhdi, Guru Besar Sejarah dari Universitas Indonesia.
Menurut Fadli, proyek penulisan ulang sejarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Diharapkan, hasil dari proyek ini dapat menjadi bentuk sejarah resmi (official history) yang dapat digunakan oleh generasi masa depan.
BACA JUGA:Nadin Amizah Geram Usai Alami Pelecehan Fisik saat Manggung di Bekasi: Kalian Bukan Fans!
BACA JUGA:Gila, Politikus Israel Cap Anak-anak Gaza adalah Musuh, Begini Pernyataannya!
“Ini bukan sekadar buku, tapi harus menjadi warisan pengetahuan resmi bangsa, yang bisa dibanggakan dan dijadikan acuan generasi mendatang,” tegas Fadli.
Dengan dibentuknya tim pengawas DPR, publik kini bisa merasa lebih tenang bahwa proyek penulisan ulang sejarah nasional Indonesia dilakukan dengan pengawasan ketat dan transparan.
Kolaborasi antara sejarawan, akademisi, dan lembaga negara ini menjadi langkah penting untuk menjaga sejarah bangsa tetap utuh, akurat, dan relevan.
Sejarah bukan hanya masa lalu—ia adalah fondasi masa depan.
BACA JUGA:Biadab! Pria di Purwakarta Kirim Video Aniaya Anak untuk Ancam Istri Agar Segera Pulang