bacakoran.co

Viral! Pendaki Belanda Jatuh di Rinjani, Dievakuasi Helikopter dari Bali

Proses evakuasi pendaki di Gunung Rinjani menggunakan helikopter--Radar Tulungagung

"Helikopter SGi Air Bali lepas landas dari Bali pukul 15.45 WITA," jelas Hariyadi.

Kemudian, pada pukul 16.41 WITA, helikopter mendarat di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. 

BACA JUGA:Selamat dari Maut! Pengunjung Mal Terbakar di Irak Nekat Lakukan Ini, 69 Orang Tewas!

BACA JUGA:Perang Dunia 3 Segera Meletus? Rusia Ancam Tembakkan Nuklir Gegara Trump Kirim Rudal ke Ukraina

Tak butuh waktu lama, pada 16.52 WITA, helikopter kembali mengudara, membawa Sarah bersama seorang pendamping menuju Rumah Sakit BIMC Kuta, Denpasar, Bali.

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menambahkan bahwa pada pukul 17.29 WITA, helikopter mendarat di helipad SGi Air Bali dengan total lima orang di dalamnya, yaitu dua kru helikopter, satu dokter, korban, dan pendamping korban.

"Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit BIMC menggunakan ambulans milik Klinik Nusa Medica untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," jelas Sidakarya.

Sinergi Tim dalam Operasi Penyelamatan

BACA JUGA:Warga Manado Geger! Toko Bangunan Terbakar, Asap Tebal Selimuti Langit Kota

BACA JUGA:Minibus Tabrak 3 Motor di Kendari! 1 Pengendara Tewas dan 2 luka-luka, Kronologi Masih Diselidiki

Operasi SAR ini melibatkan banyak unsur, mulai dari Kantor SAR Mataram dan Denpasar, BTNGR, SGi Air Bali, RS BIMC, Klinik Nusa Medica, hingga TNI, Polri, BPBD, Bali Air, Unit SAR Lombok Timur, EMHC, Rinjani Squad, petugas Damkar, porter, pemandu pendakian, serta relawan setempat.

Viral! Pendaki Belanda Jatuh di Rinjani, Dievakuasi Helikopter dari Bali

Ayu

Ayu


bacakoran.co - seorang pendaki perempuan berkebangsaan belanda, sarah tamar van hulten (svt), dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjelajahi jalur pelawangan sembalun menuju danau segara anak, gunung rinjani, pada kamis siang, 17 juli 2025. 

berdasarkan laporan dari rinjani squad, sarah terjatuh dan membutuhkan pertolongan segera.

respons cepat datang dari pihak balai taman nasional gunung rinjani (btngr), yang langsung mengaktifkan prosedur evakuasi.  

"kami menerima laporan siang ini dari btngr," ujar kepala kantor sar mataram, muhamad hariyadi.

evakuasi dipimpin langsung oleh kantor sar mataram, yang mengerahkan personel begitu mendapat kabar mengenai seorang warga negara asing asal belanda, yang diketahui tinggal di denmark, mengalami kecelakaan dalam pendakian. 

tim rescue dari pos sar kayangan segera diberangkatkan, lengkap dengan truk personel dan peralatan mountaineering, komunikasi, serta medis.

kronologi evakuasi

laporan pertama masuk ke kantor sar mataram pada pukul 14.00 wita. 

tanpa menunda, tim rescue yang terdiri atas lima orang langsung diberangkatkan menggunakan peralatan lengkap.

melihat tingkat urgensi kondisi korban, koordinasi pun dilakukan secara cepat oleh hariyadi dengan pihak sgi air bali serta kepala kantor sar denpasar untuk mengerahkan helikopter.  

"helikopter sgi air bali lepas landas dari bali pukul 15.45 wita," jelas hariyadi.

kemudian, pada pukul 16.41 wita, helikopter mendarat di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. 

tak butuh waktu lama, pada 16.52 wita, helikopter kembali mengudara, membawa sarah bersama seorang pendamping menuju rumah sakit bimc kuta, denpasar, bali.

kepala kantor sar denpasar, i nyoman sidakarya, menambahkan bahwa pada pukul 17.29 wita, helikopter mendarat di helipad sgi air bali dengan total lima orang di dalamnya, yaitu dua kru helikopter, satu dokter, korban, dan pendamping korban.

"korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit bimc menggunakan ambulans milik klinik nusa medica untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," jelas sidakarya.

sinergi tim dalam operasi penyelamatan

operasi sar ini melibatkan banyak unsur, mulai dari kantor sar mataram dan denpasar, btngr, sgi air bali, rs bimc, klinik nusa medica, hingga tni, polri, bpbd, bali air, unit sar lombok timur, emhc, rinjani squad, petugas damkar, porter, pemandu pendakian, serta relawan setempat.

Tag
Share