Viral! Pendaki Belanda Jatuh di Rinjani, Dievakuasi Helikopter dari Bali
Proses evakuasi pendaki di Gunung Rinjani menggunakan helikopter--Radar Tulungagung
BACAKORAN.CO - Seorang pendaki perempuan berkebangsaan Belanda, Sarah Tamar Van Hulten (SVT), dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjelajahi jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, pada Kamis siang, 17 Juli 2025.
Berdasarkan laporan dari Rinjani Squad, Sarah terjatuh dan membutuhkan pertolongan segera.
Respons cepat datang dari pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), yang langsung mengaktifkan prosedur evakuasi.
"Kami menerima laporan siang ini dari BTNGR," ujar Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
BACA JUGA:Sosok Sahdan Arya Ketua RT Gen Z yang Tolak Amplop dari Dedi Mulyadi: Saya ke Sini Ikhlas
BACA JUGA:Kadin Indonesia Gelar Retret Nasional Agustus 2025: Satukan Kekuatan Bisnis Demi Ketahanan Ekonomi
Evakuasi dipimpin langsung oleh Kantor SAR Mataram, yang mengerahkan personel begitu mendapat kabar mengenai seorang warga negara asing asal Belanda, yang diketahui tinggal di Denmark, mengalami kecelakaan dalam pendakian.
Tim rescue dari Pos SAR Kayangan segera diberangkatkan, lengkap dengan truk personel dan peralatan mountaineering, komunikasi, serta medis.
Kronologi Evakuasi
Laporan pertama masuk ke Kantor SAR Mataram pada pukul 14.00 WITA.
BACA JUGA:Viral! Motor PJR Polda Sumut Tabrak Seorang Nenek di Medan, Polisi: Hanya Bersenggolan
BACA JUGA:Jepang di Ambang Krisis! Harga Beras Meledak 99%, PM Ishiba di Terancam Lengser
Tanpa menunda, tim rescue yang terdiri atas lima orang langsung diberangkatkan menggunakan peralatan lengkap.
Melihat tingkat urgensi kondisi korban, koordinasi pun dilakukan secara cepat oleh Hariyadi dengan pihak SGi Air Bali serta Kepala Kantor SAR Denpasar untuk mengerahkan helikopter.