bacakoran.co – warga kabupaten pati kini tak hanya panas karena kenaikan pajak bumi dan bangunan (pbb) hingga 250%, tapi juga karena aksi goyang sang bupati.
sosok kembali menjadi sorotan usai video dirinya menyawer biduan sambil berdangdut ria di media sosial, tepat di tengah derasnya protes atas kebijakannya yang dinilai mencekik rakyat kecil.
dalam video berdurasi 33 detik yang pertama kali diunggah akun @gojekmilitan di platform x (7/8/2025), sudewo tampak asyik bergoyang bersama dua biduan dalam acara sedekah laut di juwana.
tangan kirinya menggenggam segepok uang rp50.000, yang ia sodorkan perlahan kepada para penyanyi sembari menyanyikan lagu legendaris "terajana".
warganet pun ramai-ramai menghujani video tersebut dengan kritik.
banyak yang menilai tindakan itu tidak etis, mengingat saat yang sama, warga tengah menggalang logistik untuk aksi demo besar-besaran tanggal 13 agustus 2025 sebagai respons atas kenaikan pbb.
bukan pertama kali bikin heboh
video saweran ini bukan aksi kontroversial pertama dari .
pada juni 2025, ia juga sempat menggelar konser trio serigala—grup terkenal dengan gaya dan pakaian yang seksi di pendopo kabupaten pati.
usai menuai kecaman, sudewo sempat minta maaf.
“atraksi itu spontan dan tidak layak dilakukan di pendopo kabupaten,” ujarnya, dikutip dari akun instagram @folk_konoha (16/6/2025).
ia berjanji akan menjadikan insiden itu sebagai pembelajaran.
pajak naik 250%, tapi rakyat ‘dibikin joget’?
kontroversi utama yang memicu ledakan emosi warga adalah keputusan pemkab pati menaikkan pbb-p2 hingga 250%.
bupati berdalih, kebijakan itu merupakan penyesuaian njop yang sudah 14 tahun tidak berubah, seperti dijelaskan dalam video wawancara dengan kompastv (7/8/2025).
“kalau dihitung dengan aturan, kenaikan seharusnya bisa mencapai 1.500 persen. tapi kami pilih hanya 250 persen,” ujar sudewo.
namun, dalih itu tak meredakan amarah warga.
aliansi masyarakat pati bersatu (ampb) menyebut kebijakan tersebut memberatkan rakyat kecil, terutama petani dan buruh.
mereka mulai menggalang logistik sejak awal agustus.
ratusan dus air mineral bahkan disusun hingga dua meter di depan kantor bupati pati, seperti dilaporkan kompas.com (6/8/2025).
“kami ditantang, maka kami jawab!”
kemarahan warga semakin membara setelah pernyataan sudewo yang menyebut tak akan mundur meski didemo 50 ribu orang.
“masyarakat ditantang sama sudewo. makanya saya dirikan posko donasi di sini,” tegas ahmad husein, koordinator ampb, dikutip dari tribunjateng.
aksi warga ini sempat ricuh saat satpol pp berupaya menertibkan posko logistik.
namun air mineral yang sempat disita akhirnya dikembalikan ke massa.
sudewo klarifikasi: “saya minta maaf…”
menanggapi video viral dan polemik yang semakin liar, bupati sudewo akhirnya buka suara.
dalam konferensi pers di pendopo kabupaten (7/8/2025), ia mengklarifikasi bahwa pernyataannya soal demo bukan bentuk tantangan.
“saya mohon maaf atas kesan seolah menantang rakyat. itu maksudnya kebebasan berekspresi. kami juga siap mengevaluasi kebijakan pbb ini,” ujarnya dikutip dari rri pati.
kaya raya di tengah derita rakyat
di tengah kontroversi ini, harta kekayaan sudewo pun ikut disorot.
berdasarkan laporan lhkpn april 2025, kekayaannya mencapai rp31,5 miliar. terdiri dari:
• 31 bidang tanah & bangunan (rp17 miliar)
• 8 kendaraan, termasuk bmw x5 dan toyota land cruiser senilai rp1,9 miliar masing-masing
• surat berharga (rp5,3 miliar)
• kas dan setara kas (rp1,96 miliar)
ia tercatat tidak memiliki utang sepeserpun.
menteri dalam negeri tito karnavian akhirnya angkat bicara.
ia memastikan pihaknya tengah memeriksa dasar hukum kenaikan pajak pbb di pati.
“saya sudah minta itjen untuk mengecek. dasarnya apa, itu yang sedang kita telusuri,” ujar tito, dikutip dari detikcom (6/8/2025).
kisruh pbb pati kini telah menjelma jadi krisis kepercayaan.
warga merasa tercekik, sementara pemimpinnya berjoget. demonstrasi besar 13 agustus nanti bisa jadi puncak perlawanan rakyat pati.
dan publik indonesia menunggu: apakah bupati akan tetap bergoyang di atas penderitaan warganya?