Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik Baru PSSI, Siapa Dia?
Alexander Thijs Jetse Zwiers resmi jadi direktur teknis PSSI-pssi-
BACAKORAN.CO - Teka-teki siapa Direktur Teknik PSSI akhirnya terjawab. PSSI mengumumkan posisi itu kini diisi oleh Alexander Thijs Jetse Zwiers.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir secara resmi mengumumkan penunjukan Alexander Thijs Jetse Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI yang baru. Penunjukan ini merupakan bagian dari komitmen PSSI untuk memperkuat pondasi teknis sepak bola Indonesia.
Erick menjelaskan pertimbangan menunjuk Alexander sebagai Dirtek karena pengalamannya. Dia sudah puluhan tahun membangun jalur pengembangan pemain.
“Alexander membawa pengalaman puluhan tahun dalam membangun jalur pengembangan pemain, mengembangkan sistem usia muda, dan meningkatkan standar teknis baik di level klub maupun federasi," jelasnya.
"Dengan latar belakangnya di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika Latin, kami percaya ia adalah sosok yang tepat untuk membantu sepak bola Indonesia naik ke level berikutnya,” lanjutnya.
Erick meyakini kehadirannya akan memperkuat pertumbuhan pemain muda, sepak bola putri, pendidikan kepelatihan, serta pembinaan Tim Nasional di semua level, sekaligus membentuk gaya bermain khas Indonesia.

PSSI perkenalkan direktur teknis baru -pssi-
Zwiers merupakan warga negara Belanda. Sejak 2019 menjabat sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Yordania.
Di sana, dia memimpin berbagai kemajuan signifikan pada sepak bola putra, putri, dan kelompok usia muda. Sebelumnya, ia bekerja bersama FC Groningen di Belanda, menduduki berbagai peran akademi di Qatar dan Arab Saudi, berkolaborasi dengan Johan Cruyff di Chivas Guadalajara (Meksiko), serta memegang posisi kepemimpinan teknis di FC Kairat (Kazakhstan), Al Shabab (Dubai), dan Al Wahda (Abu Dhabi).
“Saya merasa terhormat dengan kepercayaan yang diberikan PSSI kepada saya,” kata Alexander Zwiers.
“Prioritas saya adalah menyiapkan struktur yang jelas untuk piramida sepak bola dan mengeksekusi rencana tersebut agar sepak bola Indonesia dapat terus berkembang secara konsisten," ucap pria kelahiran 15 Juni 1975 itu.
Memegang lisensi kepelatihan UEFA A dan AFC Pro, serta Diploma Direktur Teknik FIFA, Zwiers dikenal karena kemampuannya membangun struktur sepak bola berkelanjutan dengan tetap menghormati budaya lokal.