Tok! 3 Pekan Hasilkan Denda Setengah Miliar, Rp 300 Juta dari Hukuman Suporter Tandang
Klub Persib menjadi salah satu peserta Super League 2025/2026 yang terima denda akibat kegiatan suporter ikut temani di laga tandang. -persib-

Komdis PSSI kumpulkan denda dari pelanggaran peserta kompetisi Super League-pssi-
Akibat kasus ini, Panitia Pelaksana Pertandingan Persebaya Surabaya juga mendapatkan denda yang sama karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter PSIM Yogyakarta.
Lalu Panitia Pelaksana Pertandingan Madura United FC juga didenda Rp 25 juta pada pertandingan Madura United FC vs Persis Solo (9/8), karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persis Solo.
Klub Persis Solo juga terima denda pada pertandingan ini karena adanya suporter Persis Solo sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta juga tak luput denda Rp 25 juta akibat gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persita Tangerang pada pertandingan Persija Jakarta vs Persita Tangerang (10/8).
BACA JUGA:Arema FC Dobel Gondok, Sudah Kalah dari Persija, Kini Didenda Komdis Rp 30 Juta, Ini Gegaranya
Lalu Klub Persita Tangerang juga dapatkan denda yang sama karena adanya suporter Persita Tangerang sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan Persija Jakarta lawan Persita Tangerang (10/8).
Dengan dua kali sidang menyangkut aksi suporter tandang ini, total terkumpul Rp 300 juta dari pelaksanaan kompetisi Super League yang baru memasuki pekan ke-3.
Selain itu, pada sidang 21 Agustus, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman denda Rp 20 juta untuk Panitia Pelaksana Pertandingan Persijap Jepara. Ini karena mereka tidak menyediakan pengawalan untuk perangkat pertandingan pada pertandingan Persijap Jepara melawan Persib Bandung.
Juga hukuman untuk Yann Motta Pinto yang merupakan pemain Tim Arema FC dengan denda sebesar Rp 10 juta karena menghalangi tim lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung. Dia juga mendapatkan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan.
Adapun teguran keras diberikan kepada Panitia Pelaksana Pertandingan Persik Kediri karena medical officer yang didaftarkan tidak hadir pada saat pertandingan pada laga Persik Kediri vs Madura United FC (16/8).