Innalilahi, 1 Orang Mahasiswa Jogja Tewas Setelah Dipukuli Polisi Hingga Koma
Rheza Sendy Pratama Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta tewas setelah diduga dipukul oknum polisi--Kolase/amikom yogyakarta/Twitter @harissigitt
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah, sahabat, kawan seperjuangan kita: Rheza Sendy Pratama (Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi 2023, Universitas Amikom Yogyakarta). Kami segenap keluarga besar BEM Universitas Amikom Yogyakarta turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkan almarhum di sisi terbaik-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan.”
Pernyataan ini menegaskan bahwa kabar duka memang benar adanya dan bukan sekadar isu di media sosial.
BACA JUGA:42 Pelaku Kerusuhan Palembang Ditangkap: Gedung DPRD dan Pos Polisi Dibakar Massa Geng Motor
Kematian Rheza Sendy Pratama tewas dipukuli polisi menjadi pemicu baru meningkatnya gelombang demonstrasi di Yogyakarta dan kota-kota lain.
Aksi ini melanjutkan protes yang sudah terjadi sebelumnya usai kematian Affan Kurniawan seorang pengemudi ojek online.
Banyak mahasiswa menilai bahwa kasus ini adalah bukti nyata kekerasan aparat negara terhadap rakyat.
Tagar #KawalTerus ramai digunakan di media sosial sebagai ajakan untuk tidak membiarkan kasus Rheza menguap begitu saja.
Postingan dari akun @aldimhrdk_ yang berbunyi “KAWAL TERUS!!” semakin menyulut semangat perlawanan.
Sementara akun lain menuliskan “POLISI PEMBUNUH!!” sebagai bentuk kemarahan yang mendalam.
Masyarakat Indonesia menuntut agar kasus ini diusut secara tuntas.