Ganasnya China Masters 2025, 3 Wakil Indonesia Langsung Tumbang di Hari Pertama
Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi sudah berjuang keras di China Masters 2025-pbsi-
BACAKORAN.CO - Tiga wakil Indonesia tumbang di babak 32 besar China Masters 2025. Semua berasal dari nomor ganda.
Pertama, ganda putri satu-satunya yang tanding pada hari ini kalah. Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi menyerah kepada wakil China, Liu Sheng Shu/Tan Ning 11-21, 16-21.
Kemudian disusul dua ganda putra rontok. Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani yang takluk kepada wakil Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 16-21, 20-22.
Satu ganda putra lagi yang kalah di laga perdana China Masters 2025 adalah Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang tumbang kepada wakil Malaysia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Hasil ini tentu di luar prediksi. Ini karena Sabar/Reza memiliki misi di ajang ini.
BACA JUGA:5 Wakil Indonesia Buka Perjalanan di China Masters 2025
Tahun ini dia ingin mengulang sukses di pelaksanaan China Masters 2024. Kala itu, mereka keluar sebagai runner up.
Sabar Karyaman Gutama pun kecewa dengan hasil ini. Apalagi dalam pertandingan, dia sudah melakukan perjuangan maksimal.

Sabar/Reza tidak bisa ulang cerita manis tahun lalu usai tersingkir di babak pertama China Masters 2025-pbsi-
"Sangat disayangkan memang di gim kedua, kami sudah game point tapi tidak bisa menyelesaikan. Kami terlalu terburu-buru dan ada momen dimana harusnya bisa menyudahi permainan malah mati sendiri. Itu sangat merugikan dan mengubah keadaan," jelasnya.
"Kami harus evaluasi sisi non teknisnya lagi terutama ketenangan. Selain itu, fokus dan kondisi juga harus lebih diperhatikan terutama saat masuk pekan kedua turnamen seperti ini," lanjutnya.
Moh Reza Pahlevi Isfahani menambahkan bahwa kekalahan ini lebih karena akibat kesalahan sendiri.
BACA JUGA:Jonatan dan Sabar/Reza Miliki Semangat Berlipat Songsong China Masters 2025, Ini Gegaranya
"Secara permainan kami dan mereka kurang lebih sama dibandingkan minggu lalu. Tapi kami banyak mati sendiri dan kurang tenang di poin-poin akhir hari ini," jelasnya.
