bacakoran.co

Ganasnya China Masters 2025, 3 Wakil Indonesia Langsung Tumbang di Hari Pertama

Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi sudah berjuang keras di China Masters 2025-pbsi-

Sementara itu, Lanny Tria Mayasari menjelaskan bahwa secara permainan sudah ada peningkatan dibandingkan permainan saat Hong Kong Open lalu. 

"Di pertandingan pertama di Hong Kong Open minggu lalu, permainan dan rotasi kami masih belum baik. Belum menemukan pola yang diinginkan," jelasnya. 

"Saya rasa di pertandingan ini walaupun hasilnya kalah tapi secara rotasi sudah lebih baik," lanjutnya.


Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi harus terhenati di babak 32 besar China Masters 2025-pbsi-

Kata Lanny, di game pertama dan awal kedua memang sempat kesulitan melawan mereka. Namun setelah interval game kedua, coba mengubah pola permainan dengan tidak memaksa bermain ngadu kencang. 

"Kami menerapkan banyak variasi seperti mengangkat bola atau placing, ini beberapa kali memang membuat mereka tidak nyaman dan akhirnya membuat kesalahan," terangnya.  

Progrs ini juga diamini Amallia Cahaya Pratiwi. Menurutnya, cehmistry antarkeduanya sudah mulai ketemu. 

"Kami sudah merasa semakin tahu dan mengerti satu sama lain," ungkapnya.

"Ke depan kami mau terus memperbaiki rotasi permainan dan sambungan pukulan-pukulannya. Semoga di turnamen berikutnya kami sudah bisa jauh lebih padu," tukasnya.

 

Ganasnya China Masters 2025, 3 Wakil Indonesia Langsung Tumbang di Hari Pertama

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - tiga wakil indonesia tumbang di babak 32 besar china masters 2025. semua berasal dari nomor ganda.

pertama, ganda putri satu-satunya yang tanding pada hari ini kalah. lanny tria mayasari/amallia cahaya pratiwi menyerah kepada wakil china, liu sheng shu/tan ning 11-21, 16-21. 

kemudian disusul dua ganda putra rontok. mereka adalah sabar karyaman gutama/mohammad reza pahlevi isfahani yang takluk kepada wakil jepang takuro hoki/yugo kobayashi 16-21, 20-22. 

satu ganda putra lagi yang kalah di laga perdana china masters 2025 adalah muhammad rian ardianto/yeremia erich yoche yacob rambitan yang tumbang kepada wakil malaysia goh sze fei/nur izzuddin.

hasil ini tentu di luar prediksi. ini karena sabar/reza memiliki misi di ajang ini.

tahun ini dia ingin mengulang sukses di pelaksanaan china masters 2024. kala itu, mereka keluar sebagai runner up. 

sabar karyaman gutama pun kecewa dengan hasil ini. apalagi dalam pertandingan, dia sudah melakukan perjuangan maksimal.


sabar/reza tidak bisa ulang cerita manis tahun lalu usai tersingkir di babak pertama china masters 2025-pbsi-

"sangat disayangkan memang di gim kedua, kami sudah game point tapi tidak bisa menyelesaikan. kami terlalu terburu-buru dan ada momen dimana harusnya bisa menyudahi permainan malah mati sendiri. itu sangat merugikan dan mengubah keadaan," jelasnya.

"kami harus evaluasi sisi non teknisnya lagi terutama ketenangan. selain itu, fokus dan kondisi juga harus lebih diperhatikan terutama saat masuk pekan kedua turnamen seperti ini," lanjutnya.

moh reza pahlevi isfahani menambahkan bahwa kekalahan ini lebih karena akibat kesalahan sendiri.

"secara permainan kami dan mereka kurang lebih sama dibandingkan minggu lalu. tapi kami banyak mati sendiri dan kurang tenang di poin-poin akhir hari ini," jelasnya.

sementara itu, lanny tria mayasari menjelaskan bahwa secara permainan sudah ada peningkatan dibandingkan permainan saat hong kong open lalu. 

"di pertandingan pertama di hong kong open minggu lalu, permainan dan rotasi kami masih belum baik. belum menemukan pola yang diinginkan," jelasnya. 

"saya rasa di pertandingan ini walaupun hasilnya kalah tapi secara rotasi sudah lebih baik," lanjutnya.


lanny tria mayasari/amallia cahaya pratiwi harus terhenati di babak 32 besar china masters 2025-pbsi-

kata lanny, di game pertama dan awal kedua memang sempat kesulitan melawan mereka. namun setelah interval game kedua, coba mengubah pola permainan dengan tidak memaksa bermain ngadu kencang. 

"kami menerapkan banyak variasi seperti mengangkat bola atau placing, ini beberapa kali memang membuat mereka tidak nyaman dan akhirnya membuat kesalahan," terangnya.  

progrs ini juga diamini amallia cahaya pratiwi. menurutnya, cehmistry antarkeduanya sudah mulai ketemu. 

"kami sudah merasa semakin tahu dan mengerti satu sama lain," ungkapnya.

"ke depan kami mau terus memperbaiki rotasi permainan dan sambungan pukulan-pukulannya. semoga di turnamen berikutnya kami sudah bisa jauh lebih padu," tukasnya.

 

Tag
Share