Viral Video Honorer di Konawe Utara Segel Kantor Camat Gegara Tak Lolos Seleksi PPPK Paruh Waktu
Honorer segel Kantor Camat Sawa usai gagal lolos PPPK Paruh Waktu/Kolase Bacakoran.co--Instagram @andreli_48
"Lah.. kenapa situ yg ngatur2.. kayaknya dia pun ga tau kenyataannya kalo PPPK itu bisa di berhentikan sewaktu2."
"Orangnya aja kayak gitu, mosok suruh nerima jadi p3k."
"Dihajar orang sekecamatan bisa bisa Bu kalau orang2 jadi terhambat ngurus ini itu."
"Pantes ga lolos, kelakuan kaya gini, tuhan maha adil."
"Belajar bener bener bu pas mau tes nya, jgn mentang mentang udah honorer lama mikirnya mesti lolos, yg lolos itu pasti kompeten, gak lolos berarti sampeyan gak kompeten."
BACA JUGA:Tepati Janji, Wali Kota Medan Pecat ASN Pemko yang Nyambi Jadi Calo Honorer dan PPPK
BACA JUGA:Nyesek! CPNS 2025 Ditiadakan, Cuma PPPK yang Buka Formasi, Ini Alasannya
Program PPPK yang digagas pemerintah bertujuan memberikan kepastian kerja bagi tenaga honorer yang telah lama bekerja di instansi pemerintahan.
Namun, dalam pelaksanaannya, seleksi PPPK kerap menimbulkan polemik, terutama ketika hasil seleksi tidak sesuai harapan para honorer senior.
Di Konawe Utara, kasus penyegelan kantor camat ini menjadi simbol kekecewaan para honorer yang merasa tersisih meski telah lama mengabdi.
Perempuan dalam video tersebut menuding bahwa beberapa nama yang lolos seleksi justru tidak aktif bekerja di kantor camat atau bahkan bukan warga setempat.
Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait insiden ini.
Akan tetapi, masyarakat berharap agar proses seleksi PPPK dapat dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel, serta mempertimbangkan masa pengabdian dan kontribusi nyata para tenaga honorer.