bacakoran.co

Puluhan Siswa Keracunan Makan Gratis di Cibinong, Sekolah Diliburkan, Kepsek Minta Program MBG Dievaluasi!

Buntut kejadian puluhan siswa keracunan MBG di Cibinong, sejumlah sekolah diliburkan. Selain itu, pihak sekolah minta program MBG dievaluasi ke depannya. Foto illustrasi menu MBG.--mimbar nusantara/ist

BACA JUGA:Heboh Video Mahasiswa Unsri Saling Cium, Kampus Gercep Bertindak Beri Sanksi!

BACA JUGA:Miris! Polisi di Riau Jadi Bandar Sabu 1 Kilogram, Polda Siapkan Pemecatan dan Ancaman Hukuman Mati

Namun, Jafar mengaku menjadi sasaran kemarahan orang tua.

“Saya dimarahi, dituding tahu sebelumnya ada kasus keracunan tapi tetap menerima MBG,” keluhnya.

Minta Evaluasi Program MBG

Jafar meminta pemerintah dan Dinas Pendidikan segera mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis agar keselamatan siswa tidak terancam.

BACA JUGA:Siswa Korban MBG di Bandung Barat Capai 1000 Orang Lebih, Netizen: Sampai Kapan Begini Terus?

BACA JUGA:Banyak Kasus Keracunan, DPRD Palembang Desak Program MBG Dialihkan ke Bantuan Tunai

“Keselamatan anak-anak nomor satu. Kalau mau lanjut, harus duduk bersama (antara) dinas, sekolah, dan orang tua,” tegasnya.

Puluhan Siswa Keracunan Makan Gratis di Cibinong, Sekolah Diliburkan, Kepsek Minta Program MBG Dievaluasi!

Ramadhan Evrin

Ramadhan Evrin


bacakoran.co – kasus siswa usai mengonsumsi kembali terjadi.

kali ini di cibinong, sedikitnya 89 orang siswa keracunan usai menyantap menu mbg pada rabu (24/9/2025).

buntutnya, sejumlah sekolah langsung meliburkan kegiatan belajar-mengajar hingga jumat (26/9/2025).

kepala smk karya perjuangan, jafar mengungkapkan total 89 siswa dari ra miftahul falah, mts manarul huda, dan smk karya perjuangan mengalami gejala mual, muntah, hingga kejang.

“total murid ada 334. yang mengalami dugaan keracunan 89 orang,” ujar jafar.

kronologi keracunan massal

menurut jafar, kejadian bermula para siswa baru saja menerima paket mbg dari dapur sppg neglasari berisi nasi, ayam goreng, tahu, sambal, dan stroberi.

“awalnya dua anak mengeluh mual dan berkeringat dingin. setelah itu gejalanya menyebar ke puluhan siswa,” jelasnya.

ambulans pun datang mengevakuasi siswa yang mengalami muntah dan kejang.

sebagian dirawat di posko kecamatan, sebagian lainnya sempat dirujuk ke rumah sakit.

sekolah diliburkan, orang tua siswa marah

untuk menghindari risiko lanjutan, seluruh siswa diliburkan hingga akhir pekan.

namun, jafar mengaku menjadi sasaran kemarahan orang tua.

“saya dimarahi, dituding tahu sebelumnya ada kasus keracunan tapi tetap menerima mbg,” keluhnya.

minta evaluasi program mbg

jafar meminta pemerintah dan dinas pendidikan segera mengevaluasi program makan bergizi gratis agar keselamatan siswa tidak terancam.

“keselamatan anak-anak nomor satu. kalau mau lanjut, harus duduk bersama (antara) dinas, sekolah, dan orang tua,” tegasnya.

Tag
Share