Prabowo Gelar Rapat Evaluasi Bareng Menteri, Bahas Keracunan MBG dan Ketahanan Energi
Presiden Prabowo gelar rapat darurat bahas MBG, pangan, migas, dan perikanan./Kolase Bacakoran.co--Sekretariat Negara dan Bloomberg Technoz
"Kemudian juga beliau langsung memberikan petunjuk-petunjuk terhadap perbaikannya sehingga hari ini dipimpin oleh Menko Pangan mengadakan rapat di Kementerian Kesehatan untuk tadi bahwa paling utama adalah keselamatan anak-anak kita," kata Prasetyo.
Salah satu fokus perbaikan adalah tata kelola MBG, terutama dalam hal kebersihan dan prosedur memasak.
"Bahkan sangat teknis misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan prosedur, terutama masalah kebersihan yang itu berkaitannya dengan masalah air. Beliau sangat concern karena dari beberapa sampel yang sudah selesai, itu salah satu penyebab utamanya adalah bakteri," ungkapnya.
Hasil Pemeriksaan: Bakteri Jadi Pemicu Keracunan
Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap beberapa sampel makanan, ditemukan bahwa bakteri menjadi penyebab utama kasus keracunan.
BACA JUGA:Jangan Sampai Keracunan! Cara Mudah dan Cerdas Buat Anak Kenali Makanan Beracun dari Jatah MBG
BACA JUGA:MBG Meresahkan, WHO Ungkap Hasil Lab Penyebab Keracunan Masal MBG, Ada Bakteri?
Prasetyo menekankan pentingnya kedisiplinan dalam proses memasak di dapur-dapur penyedia makanan MBG.
"Karena dari beberapa sampel yang sudah selesai, itu salah satu penyebab utamanya adalah bakteri. Salah satunya juga kedisiplinan kita di dalam melakukan proses memasak di setiap dapur-dapur tersebut," tuturnya.
Bahas Ketahanan Pangan dan Energi
Selain MBG, rapat juga membahas program strategis lain seperti cetak sawah, pembangunan kampung nelayan, dan pengurangan ketergantungan impor metanol dan etanol.
Menko Pangan Zulkifli Hasan melaporkan perkembangan program cetak sawah dan tata kelola Badan Gizi Nasional.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah akan segera melakukan groundbreaking pembangunan pabrik metanol dan etanol.
BACA JUGA:Tiba di Tanah Air, Prabowo Langsung Panggil Kepala BGN Usai Kasus Keracunan Massal Program MBG!
"Harapan kita dalam waktu 2 tahun ke depan bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor metanol maupun etanol," ucap Prasetyo.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melaporkan progres revitalisasi tambak seluas 20 hektare di Jawa Barat dan pembangunan kampung nelayan.