bacakoran.co

Indonesia dan Kirgizstan Sepakat Kembangkan Industri Halal, Perkuat Rantai Pasok Global

Indonesia dan kirgizstan sepakat perkuat industri halal global di halal indo 2025--

BACAKORAN.CO - Indonesia terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu pusat industri halal dunia.

Terbaru, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Pusat Pengembangan Industri Halal (PPIH) resmi menjalin kerja sama dengan Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Republik Kirgizstan.

Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama di sela acara Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 27 September 2025.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala PPIH Kemenperin, Kris Sasono Ngudi Wibowo, bersama Direktur Pusat Pengembangan Industri Halal Kirgizstan, A.D. Kaiyrbekov.

BACA JUGA:Dugaan Diteror Menguat, LPSK Siapkan Perlindungan untuk Keluarga Diploma Muda Kemlu Arya Daru!

BACA JUGA:Heboh! Sound Horeg Dicap Haram, Malah Dipasang Label 'Halal', Netizen Ngamuk: Dibakar Aja Sekalian!

Menurut Kris, kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem industri halal yang saling menguntungkan.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga untuk memperluas jangkauan Indonesia dan Kirgizstan dalam rantai pasok global.

“Indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi internasional di sektor halal. Dokumen ini menjadi fondasi awal sebelum berkembang menjadi MoU maupun perjanjian resmi lainnya,” ujar Kris.

Kesepakatan ini dituangkan dalam Record of Discussion (RoD), yang nantinya akan dikembangkan lebih lanjut menuju bentuk kerja sama formal, baik berupa Nota Kesepahaman (MoU) maupun perjanjian diplomatik lainnya.

BACA JUGA:Prabowo Subianto Panggil Kepala BGN Usai Keracunan Masal MBG, Ini Instruksi Presiden!

BACA JUGA:Penembakan Gereja di Michigan Tewaskan 4 Orang & 8 Luka-luka, Pelaku Mantan Marinir Irak

Kris menambahkan, detail teknis dan program nyata akan dibahas dalam tahap selanjutnya agar kerja sama ini bisa memberikan manfaat konkret bagi kedua negara.

Dari pihak Kirgizstan, A.D. Kaiyrbekov menyambut positif kerja sama ini.

Indonesia dan Kirgizstan Sepakat Kembangkan Industri Halal, Perkuat Rantai Pasok Global

Melly

Melly


bacakoran.co - indonesia terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu pusat industri halal dunia.

terbaru, kementerian perindustrian (kemenperin) melalui pusat pengembangan industri halal (ppih) resmi menjalin kerja sama dengan kementerian ekonomi dan perdagangan republik kirgizstan.

kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama di sela acara halal indonesia international industry expo (halal indo) 2025 yang berlangsung di ice bsd, tangerang, banten, pada sabtu, 27 september 2025.

penandatanganan dilakukan oleh kepala ppih kemenperin, kris sasono ngudi wibowo, bersama direktur pusat pengembangan industri halal kirgizstan, a.d. kaiyrbekov.

menurut kris, kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem industri halal yang saling menguntungkan.

tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga untuk memperluas jangkauan indonesia dan kirgizstan dalam rantai pasok global.

“indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi internasional di sektor halal. dokumen ini menjadi fondasi awal sebelum berkembang menjadi mou maupun perjanjian resmi lainnya,” ujar kris.

kesepakatan ini dituangkan dalam record of discussion (rod), yang nantinya akan dikembangkan lebih lanjut menuju bentuk kerja sama formal, baik berupa nota kesepahaman (mou) maupun perjanjian diplomatik lainnya.

kris menambahkan, detail teknis dan program nyata akan dibahas dalam tahap selanjutnya agar kerja sama ini bisa memberikan manfaat konkret bagi kedua negara.

dari pihak kirgizstan, a.d. kaiyrbekov menyambut positif kerja sama ini.

ia menyebut bahwa indonesia adalah mitra strategis dalam mengembangkan industri halal di tingkat global.

“dengan pembahasan awal ini, kami berharap program-program konkret segera terwujud demi memberikan manfaat besar bagi kedua negara,” kata kaiyrbekov.

sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, indonesia memang memiliki potensi besar dalam industri halal.

program kerja sama dengan kirgizstan ini diharapkan semakin memperkuat posisi indonesia sebagai pusat halal dunia sekaligus mendukung target pasar global yang terus berkembang pesat.

dengan nilai industri halal global yang diperkirakan mencapai triliunan dolar, langkah ini bisa membuka peluang besar, mulai dari sektor makanan dan minuman, pariwisata halal, kosmetik halal, hingga fashion muslim.

kerja sama indonesia dan kirgizstan dalam pengembangan industri halal menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional.

tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperluas akses indonesia di panggung global sebagai pemimpin industri halal.

Tag
Share