Perpres MBG Segera Terbit, SPPG Nakal Biang Keracunan Massal Siap Disikat!
Perpres MBG Segera Terbit, SPPG Nakal Biang Keracunan Massal Siap Disikat--Okezone News
Target pemerintah, lanjut Prasetyo, adalah agar Perpres tentang pelaksanaan program MBG dapat diselesaikan dan diresmikan dalam minggu ini.
Ia menegaskan bahwa penyusunan Perpres tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menyeluruh untuk memperkuat fondasi hukum dan teknis pelaksanaan program MBG agar lebih efektif dan tepat sasaran.
BACA JUGA:Program MBG Jadi Sebab Keracunan Masal, BGN Terheran-heran: Tidak Mungkin Masak Ada Racun!
BACA JUGA:Israel Cegat Rudal dari Houthi Yaman, Sirine Peringatan Menggema di Langit
“Minggu ini harus selesai,” tegasnya, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menuntaskan regulasi yang sangat penting ini.
Namun demikian, Prasetyo juga menekankan bahwa belum rampungnya Perpres bukan berarti program Makan Bergizi Gratis dihentikan atau tidak berjalan.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut tetap dilaksanakan di berbagai daerah, meskipun belum sepenuhnya didukung oleh regulasi yang final.
Menurutnya, Perpres ini nantinya akan berfungsi sebagai instrumen penyempurna, yang akan memperbaiki dan mengoptimalkan pelaksanaan program MBG agar sesuai dengan harapan masyarakat dan standar pelayanan publik.
BACA JUGA:Wali Kota Tegaskan 98 Dapur SPPG Diawasi Ketat, Upaya MBG Jangkau 150 Ribu Siswa Palembang
BACA JUGA:Ayah di Makassar Perkosa Anak Kandung Sejak Usia 7 Tahun, Ngaku Tergoda Sering Tidur Bareng
“Tapi kan begini, bukan karena Perpres belum ada kemudian tidak jalan, kan tidak. Jadi kan sudah kami sampaikan bahwa sebenarnya sekarang berjalan. Nah, Perpres ini untuk menyempurnakan atau memperbaiki semaksimal mungkin pelaksanaan dari program Makan Bergizi Gratis,” ungkap Prasetyo.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah tetap menjalankan program MBG sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
Dengan adanya Perpres yang sedang disusun, diharapkan pelaksanaan program ini akan semakin terarah, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul di lapangan.