Emas Tak Terbendung, Harga Tembus Level Baru US$4.200 per Troy Ons Gegara Ini!
Harga emas dunia naik tak terbendung, tembus rekor level psikologis baru di atas US$4.200 per Troy Ons dipicu spekulasi The Fed turunkan suku bunga dan perang dagang.--ai generate/ist
BACA JUGA:Rekor Gila! Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 29.000, Melejit ke Rp 2,36 Juta per Gram
BACA JUGA:Perang Dagang AS-China Bikin Emas Mengamuk! Diramal Tembus US$5.000?
Dengan jarak hanya sekitar US$800 dari level US$5.000 per troy ons, banyak analis mulai memprediksi “era emas super” akan segera datang.
“Saya tak akan kaget jika harga emas benar-benar mencapai US$5.000. Tapi sebelum itu, mungkin akan ada koreksi singkat yang justru menarik pembeli baru,” tambah Razaqzada.
Kondisi ini diperkuat dengan melemahnya dolar AS, setelah Ketua The Fed Jerome Powell melontarkan pernyataan bernada dovish.
Powell menyebut pasar tenaga kerja Amerika masih “melempem,” sehingga membuka peluang besar pemangkasan suku bunga hingga dua kali lagi tahun ini, yakni Oktober dan Desember.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Makin Nggak 'Ngotak'! Awal Pekan Pecah Rekor Lagi, Tembus Rp 2,3 Juta
Trump Panaskan Situasi, Investor Makin Panik!
Bukan cuma The Fed yang bikin pasar gonjang-ganjing.
Presiden AS Donald Trump menambah “bensin ke api” dengan menyatakan Washington tengah mempertimbangkan pemutusan hubungan dagang dengan China, setelah kedua negara saling berbalas tarif pelabuhan.
Situasi ini membuat para pelaku pasar makin waspada.
BACA JUGA:Trump Naikkan Tarif 100% ke China! Harga Bitcoin Langsung Rontok Rp 1,7 Miliar, Pasar Kripto Panik?
BACA JUGA:Cuan Gede! Harga Perak Kecepatan Naiknya 2x Lipat dari Emas, Kok Bisa?
Ancaman shutdown pemerintah AS yang menghentikan data ekonomi resmi turut memperburuk ketidakpastian.
Hasilnya? Investor dari New York hingga Tokyo berlomba masuk ke emas sebagai aset klasik yang selalu jadi pelindung di tengah badai ekonomi.