bacakoran.co

Miris! Anak Kepsek Tendang Siswi di Kelas, Kini Dikeluarkan Sang Ayah: Kami Minta Maaf

Potret Anak Kepsek tendang siswi di Polewali Mandar --Medsos

BACAKORAN.CO - Media sosial kembali dihebohkan dengan video Anak Kepsek tendang siswi berkali-kali di sebuah SMK di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis (16/10/2025) dan langsung viral setelah diunggah ke berbagai platform.

Dalam video tersebut, pelaku yang mengenakan seragam pramuka terlihat menendang korban berulang kali meski korban sempat berusaha menjauh.

Peristiwa Anak Kepsek tendang siswi ini menimbulkan kemarahan publik karena dianggap mencoreng dunia pendidikan.

BACA JUGA:Keluarga Respon Pemindahan Ammar Zoni ke Nusakambangan Kasus Pengedaran Narkoba di Lapas Salemba: Syok!

Banyak warganet mengecam tindakan kekerasan tersebut yang jelas tergolong perundungan.

Awal Mula Kejadian Hanya Gara-Gara Sampah

Menurut keterangan pihak kepolisian, kasus Anak Kepsek tendang siswi ini berawal dari masalah sepele, yakni urusan sampah.

“Sebenarnya sepele, masalah buang sampah saja, dianggap si korban tidak mau buang sampah. Karena lagi jadwal piket kenapa tidak mau buang sampah," ujar Kapolsek Tinambung, Iptu M Azharil Naufal.

Korban berinisial SA (16) disebut tidak menolak membuang sampah.

BACA JUGA:BLT Makin Fantastis! Prabowo Gelontorkan Rp 30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Terbesar Sepanjang Sejarah

Ia hanya menunggu temannya agar bisa mengangkat tong sampah besar bersama-sama.

“Intinya sampah itu sudah terkumpul tinggal diangkat, cuman mungkin entah karena tongnya terlalu besar jadi akhirnya korban bilang nanti, nunggu teman biar bareng,” tambah Azharil.

Pelaku yang berinisial RA, ternyata adalah anak kepala sekolah di SMK tempat kejadian berlangsung.

BACA JUGA:Menkeu Geram, Dapat Aduan Pegawai Bea Cukai Asik Nongkrong di Starbucks, Purbaya: Saya Pecat!

Pelaku Ternyata Anak Kepala Sekolah Sendiri

Miris! Anak Kepsek Tendang Siswi di Kelas, Kini Dikeluarkan Sang Ayah: Kami Minta Maaf

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - media sosial kembali dihebohkan dengan video anak kepsek tendang siswi berkali-kali di sebuah smk di kabupaten sulawesi barat.

kejadian ini berlangsung pada kamis (16/10/2025) dan langsung setelah diunggah ke berbagai platform.

dalam video tersebut, pelaku yang mengenakan seragam pramuka terlihat menendang korban berulang kali meski korban sempat berusaha menjauh.

peristiwa anak kepsek tendang siswi ini menimbulkan kemarahan publik karena dianggap mencoreng dunia pendidikan.

banyak warganet mengecam tindakan kekerasan tersebut yang jelas tergolong perundungan.

awal mula kejadian hanya gara-gara sampah

menurut keterangan pihak kepolisian, kasus anak kepsek tendang siswi ini berawal dari masalah sepele, yakni urusan sampah.

“sebenarnya sepele, masalah buang sampah saja, dianggap si korban tidak mau buang sampah. karena lagi jadwal piket kenapa tidak mau buang sampah," ujar kapolsek tinambung, iptu m azharil naufal.

korban berinisial sa (16) disebut tidak menolak membuang sampah.

ia hanya menunggu temannya agar bisa mengangkat tong sampah besar bersama-sama.

“intinya sampah itu sudah terkumpul tinggal diangkat, cuman mungkin entah karena tongnya terlalu besar jadi akhirnya korban bilang nanti, nunggu teman biar bareng,” tambah azharil.

pelaku yang berinisial ra, ternyata adalah anak kepala sekolah di smk tempat kejadian berlangsung.

pelaku ternyata anak kepala sekolah sendiri

setelah video anak kepsek tendang siswi viral, publik semakin geram karena diketahui pelaku merupakan anak dari kepala sekolah di sekolah tersebut.

sang kepala sekolah yang merupakan ayah dari pelaku langsung mengambil tindakan tegas.

ia mengeluarkan anaknya sendiri dari sekolah sebagai bentuk tanggung jawab dan penyesalan atas insiden tersebut.

keputusan itu mendapat tanggapan positif dari masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai contoh kedisiplinan dan integritas seorang pendidik.

setelah insiden anak kepsek tendang siswi pihak keluarga pelaku langsung mendatangi rumah korban untuk meminta maaf.

orang tua pelaku yang juga kepala sekolah menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakan anaknya.

keluarga korban menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada, namun publik tetap menyoroti pentingnya pengawasan dan pendidikan karakter di sekolah.

semoga peristiwa anak kepsek tendang siswi di polman ini menjadi pelajaran agar generasi muda lebih menghormati tanggung jawab, disiplin dan nilai kemanusiaan.

Tag
Share