bacakoran.co

Ratu Tenny: Literasi Bukan Hanya Sekadar Membaca dan Menulis

Gubernur Sumsel H Herman Deru memberikan ucapan selamat kepada penerima Bhakti Adipustakan tahun 2025.. (foto : doni bae)--

Pada kesempaan itu,  Gubernur juga mengucapkan selamat kepada sejumlah lembaga dan tokoh masyarakat Sumsel yang menerima Penghargaan Bhakti Adipustaka tahun 2025.

Penghargaan itu diberikan kepada beberapa kategori yaitu Pemerhati Perpustakaan Terbaik, diberikan kepada unsur legislatif H Muhammad Toha. Kemudian untuk kategori Lembaga Negara diberikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang dan Polda Sumsel.

Selanjutnya kategori BUMN/BUMD diberikan kepada Nutrifoof dan Komunitas Literasi diberikan kepada Kampung Literasi.

BACA JUGA:Gagal Pulang ke Bumi! Astronaut China Terperangkap di Antariksa Gegara Puing Orbit

BACA JUGA:Wonderkid Barcelona Puncaki Daftar Remaja Paling Berharga di Dunia

Untuk kategori tokoh masyarakat,  penghargaan diberikan kepada Pegiat Literasi Hj Zwesti Karenia Teddy (Bunda Literasi OKU) dan kepada Pegiat Naskah Kuno, DR Hj Nyimas Umi Kalsum M Hum (Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara Komisariat Sumatera Selatan).

Penghargaan juga diberikan kepada Media Massa/Jurnalis yaitu kepada RRI Palembang dan H Iwan Irawan (GM Sumatera Ekspres)

Selain itu juga diberikan untuk kategori Lifetime Achievment diberikan kepada Oma Elizabeth (TBM Pratiwi)

Sementara itu ketua pelaksana Festival Literasi Sumsel 2025  yang juga Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana SSos MSi mengatakan bahwa  Festival Literasi  Sumatera Selatan 2025  bertema Literasi Berkelanjutan  Menuju Generasi Emas.

BACA JUGA:Ini hasil Analisis Kemenpora Soal Peluang Medali di SEA Games 2025 Thailand

BACA JUGA:Eks Pemain MU ini Diminta Pindah dari Hotel Mewah Senilai Rp690 Juta Sebulan

Dijelaskannya kegiatan Festival Literasi Sumsel telah dimulai sejak tahun 2020 yang diinisiasi oleh almarhum Hj Percha Leanpuri, Duta Literasi Sumatera Selatan 2019-2021.

"Beliau adalah sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap dunia literasi. Melalui gagasan beliau inilah festival literasi  sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan kolaborasi bagi seluruh masyarakat Sumatera Selatan,"katanya. 

Ratu Tenny: Literasi Bukan Hanya Sekadar Membaca dan Menulis

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- (sumsel),  menegaskan bahwa literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis saja, tapi merupakan jalan menuju kemajuan peradaban.

pernyataan duta literasi  yang sekaligus anggota dewan perwakilan daerah (dpd) republik indonesia (ri) dari sumsel itu  ditegaskannya ketika memberikan sambutan dalam acara , jumat 7 november 2025.

dia mengungkapkan bahwa acara yang digelar 6-8 november 2025 di asrama haji palembang itu bukan hanya ajang tahunan saja, tapi juga merupakan perayaan penting.

"tahun ini, festival literasi provinsi sumatera selatan 2025 mengusung tema  literasi berkelanjutan dan menuju generasi emas. yang mengandung makna bahwasannya literasi itu adalah pondasi  yang harus terus dijaga yang mencakupi seluruh aspek kehidupan,"ujarnya.

setidaknya kata dia bahwa dalam festival literasi sumsel 2025 itu digelar ada sejumlah perlombaan yang tidak adanya soal membaca dan menulis.

"ada lomba penulisan artikel, yang mendorong  para peserta untuk membuat sebuah artikel imiah. ada juga  lomba literasi budaya yang mendorong agar masyarakat  sumatera selatan tidak lupa terhadap budaya yang ada pada naskah-naskkah kuno dan budaya lainnya,"ucapnya.

selain itu dikatakan tenny leriva juga juga ada lomba literasi manusia yaitu festival band dan lomba vidio ai. "ini inovasi baru karena ai sekarang sangat mudah diakses dan sangat luas pekembangannya.  harapannya agar itu bisa terus berjalan berdampingan dengan kemajuan teknologi  jangan sampai kita didahului  oleh ai,"katanya seraya menambahkan dalam festival itu juga di  gelar pameran umkm.

dalam acara yang dihadiri gubernur sumsel, dr h herman deru,  ratu tenny leriva juga melantik bunda dan bapak literasi kabupaten kota se sumsel  periode 2025-2030.

dalam kesempatan itu,  gubernur sumsel herman deru mengatakan, literasi, apapun bentuknya untuk mensejahterakan, sejahtera lahir dan batin. kecerdasan yang didapat akan menghasilkan kesejahteraan. “kedepan akan kami tingkatkan pengembangan budaya baca serta pebinaan perpustakaan untuk membangun masyarakat yang cerdas,” katanya.

pada kesempaan itu,  gubernur juga mengucapkan selamat kepada sejumlah lembaga dan tokoh masyarakat sumsel yang menerima

penghargaan itu diberikan kepada beberapa kategori yaitu pemerhati perpustakaan terbaik, diberikan kepada unsur legislatif h muhammad toha. kemudian untuk kategori lembaga negara diberikan kepada kantor imigrasi kelas i tpi palembang dan polda sumsel.

selanjutnya kategori bumn/bumd diberikan kepada nutrifoof dan komunitas literasi diberikan kepada kampung literasi.

untuk kategori tokoh masyarakat,  penghargaan diberikan kepada pegiat literasi hj zwesti karenia teddy (bunda literasi oku) dan kepada pegiat naskah kuno, dr hj nyimas umi kalsum m hum (ketua masyarakat pernaskahan nusantara komisariat sumatera selatan).

penghargaan juga diberikan kepada media massa/jurnalis yaitu kepada rri palembang dan h iwan irawan (gm sumatera ekspres)

selain itu juga diberikan untuk kategori lifetime achievment diberikan kepada oma elizabeth (tbm pratiwi)

sementara itu ketua pelaksana festival literasi sumsel 2025  yang juga kepala dinas perpustakaan provinsi sumsel, fitriana ssos msi mengatakan bahwa  festival literasi  sumatera selatan 2025  bertema literasi berkelanjutan  menuju generasi emas.

dijelaskannya kegiatan festival literasi sumsel telah dimulai sejak tahun 2020 yang diinisiasi oleh almarhum hj percha leanpuri, duta literasi sumatera selatan 2019-2021.

"beliau adalah sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap dunia literasi. melalui gagasan beliau inilah festival literasi  sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan kolaborasi bagi seluruh masyarakat sumatera selatan,"katanya. 

Tag
Share