bacakoran.co

Kapolsek Babelan Ungkap Kronologi Ledakan Peluru Tank yang Tewaskan Pemulung di Bekasi!

Kapolsek Babelan Ungkap Kronologi Ledakan Peluru Tank yang Tewaskan Pemulung di Bekasi--BeritaSatu.com

BACAKORAN.CO - Suara ledakan keras tiba-tiba mengguncang Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (23/11/2025).

Dentuman itu terdengar begitu mengejutkan, membuat warga sekitar sontak keluar rumah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Awalnya, banyak yang menduga suara tersebut berasal dari gardu listrik PLN atau mungkin tabung gas yang meledak.

Namun, dugaan itu segera terbantahkan setelah diketahui bahwa sumber ledakan berasal dari sebuah peluru tank yang tengah dipotong oleh seorang pemulung.

BACA JUGA:Unggahan Virgoun Diduga Sindir Dugaan Perselingkuhan Inara Rusli, Tabiat Lama Terongkar?

BACA JUGA:Setelah Ayahnya, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Ibu Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72 Jaarta Utara!

Tragisnya, insiden itu merenggut nyawa sang pemulung di tempat kejadian.

Kholid (42), seorang warga yang tinggal hanya sekitar 20 meter dari lokasi, mengaku sangat terperanjat ketika mendengar suara “duar” yang begitu keras dari luar rumahnya.

“Posisi saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada suara kayak ‘duar’, meledak seperti petasan besar. Saya kira gardu PLN atau tabung gas yang meledak,” ujarnya dengan wajah masih diliputi rasa kaget.

Karena penasaran, ia segera keluar untuk mengecek kondisi sekitar.

BACA JUGA:Ayah Tiri Alvaro Tewas di Tahanan Diduga Bunuh Diri! Polisi Beberkan Detik-Detik Kejadian

BACA JUGA:Setelah Diturunkan Jabatan, Ini Dia Pengganti Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Prabumulih

Tidak ada asap, tidak ada api yang terlihat, namun pemandangan yang ia temukan justru jauh lebih mengejutkan: seorang pria sudah tergeletak tak bernyawa di tanah.

“Posisi korbannya tiduran… sudah meninggal,” tambah Kholid. 

Kapolsek Babelan Ungkap Kronologi Ledakan Peluru Tank yang Tewaskan Pemulung di Bekasi!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - suara ledakan keras tiba-tiba mengguncang kampung ujung harapan, kelurahan bahagia, kecamatan babelan, kabupaten bekasi, pada minggu (23/11/2025).

dentuman itu terdengar begitu mengejutkan, membuat warga sekitar sontak keluar rumah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

awalnya, banyak yang menduga suara tersebut berasal dari gardu listrik pln atau mungkin tabung gas yang meledak.

namun, dugaan itu segera terbantahkan setelah diketahui bahwa sumber ledakan berasal dari sebuah peluru tank yang tengah dipotong oleh seorang pemulung.

tragisnya, insiden itu merenggut nyawa sang pemulung di tempat kejadian.

kholid (42), seorang warga yang tinggal hanya sekitar 20 meter dari lokasi, mengaku sangat terperanjat ketika mendengar suara “duar” yang begitu keras dari luar rumahnya.

“posisi saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada suara kayak ‘duar’, meledak seperti petasan besar. saya kira gardu pln atau tabung gas yang meledak,” ujarnya dengan wajah masih diliputi rasa kaget.

karena penasaran, ia segera keluar untuk mengecek kondisi sekitar.

tidak ada asap, tidak ada api yang terlihat, namun pemandangan yang ia temukan justru jauh lebih mengejutkan: seorang pria sudah tergeletak tak bernyawa di tanah.

“posisi korbannya tiduran… sudah meninggal,” tambah kholid. 

kapolsek babelan, kompol wito, kemudian memberikan keterangan resmi. ia membenarkan bahwa ledakan tersebut memang berasal dari peluru tank yang diduga dibawa korban dari lokasi rongsokan.

korban, yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung, berniat memotong selongsong peluru itu menggunakan gerinda agar bisa dijual sebagai besi tua.

“sudah diingatkan keluarganya untuk jangan dipotong, tapi karena mau ditimbang untuk dijual, tetap digerinda,” jelas wito.

sayangnya, keputusan nekat itu berujung fatal. percikan panas dari gerinda diduga mengenai sisa material aktif yang masih ada di dalam selongsong, sehingga memicu ledakan dahsyat.

insiden ini membuat warga sekitar panik dan meningkatkan kewaspadaan. banyak yang khawatir bahwa benda-benda berbahaya seperti sisa material militer masih beredar di area rongsokan dan bisa ditemukan oleh pemulung lain.

mereka pun meminta aparat terkait untuk memperketat pengawasan serta melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak sembarangan membawa atau mengutak-atik benda berbahaya yang berpotensi meledak.

“kami takut kejadian seperti ini terulang lagi. harus ada pengawasan lebih ketat,” ujar salah seorang warga.

hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan. sisa material ledakan telah diamankan dan diperiksa oleh tim gegana untuk memastikan tingkat bahaya serta asal-usulnya.

aparat juga berupaya menelusuri dari mana peluru tank tersebut berasal, apakah dari bekas latihan militer atau dari jalur ilegal yang beredar di tempat rongsokan.

tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa benda-benda sisa perang atau militer bukanlah barang biasa, melainkan ancaman nyata yang bisa merenggut nyawa kapan saja jika tidak ditangani dengan benar.  

Tag
Share