bacakoran.co

Waspada! Kabel Menjuntai di Pinang Pondok Labu Cilandak Lukai Pemotor Pagi Ini

Insiden berbahaya terjadi di kawasan Pinang Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan pada pagi ini. Seorang pemotor terluka di bagian leher setelah tersangkut kabel yang menjuntai rendah di persimpangan Fatmawati.--Youtube-@tvOneNews

BACAKORAN.CO - Pagi ini, warga di kawasan Pinang Pondok Labu Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan dihebohkan oleh insiden serius seorang pemotor dilaporkan terluka di bagian leher setelah tersangkut kabel yang menjuntai di persimpangan Jalan Fatmawati.

Laporan awal dari saksi, termasuk Jocephine Kezia, menyebut bahwa banyak kabel gantung dan “semrawut” membentang di atas jalan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan raya.

Melansir dari video youtube @tvOneNews, Keadaan kabel yang bergantungan rendah ini semakin mengkhawatirkan karena dibiarkan tanpa tindakan segera, bahkan di area ramai lalu-lintas seperti Fatmawati Cilandak.

Masalah Kabel Menjuntai: Bukan Kali Ini Saja

BACA JUGA:Kronologi Pria Bergantungan di Kabel Udara Gatot Subrot: Bukan Gila, Cuma Butuh Ongkos Pulang!

BACA JUGA:Pasang Tiang Wifi, Besi Sentuh Kabel Listrik PLN, 2 Pekerja Tewas, 1 Luka Bakar

Kenapa kisah ini terasa tragis bukan tanpa alasan. Akar masalah kabel menjuntai di Jakarta telah lama menjadi catatan. 

Misalnya pada 2023, ada korban tewas setelah terjatuh ketika menghindari kabel di kawasan Palmerah.

Dan baru-baru ini, di kawasan lain seperti Cengkareng, pemotor terluka akibat tersangkut kabel rendah yang menjuntai.

Bahkan wilayah di Jakarta Selatan seperti Tebet, Tendean, serta Jalan Anggrek II (Kelurahan Karet Kuningan) juga sempat mendapat perhatian karena kabel menyerah ke jalan akibat traksi kendaraan besar atau cuaca buruk. 

BACA JUGA:Demi Tata Wajah Kota, Walkot Medan Lanjutkan Program Penanaman Kabel Bawah Tanah

BACA JUGA:Dua 'Tikus Angin' Yang Suka Menggerogoti Kabel Lampu Hias Jalan Berhasil Ditangkap

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski banyak upaya penataan seperti program bekal underground kabel, tidak sedikit titik yang masih terabaikan.

Upaya Penataan dan Kenapa Belum Selesai?

Pemerintah DKI bersama instansi terkait telah menetapkan program penataan kabel utilitas.

Program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) mulai digalakkan sejak beberapa tahun terakhir, dengan target memindahkan jaringan kabel udara ke bawah tanah, demi keamanan dan estetika kota. 

Waspada! Kabel Menjuntai di Pinang Pondok Labu Cilandak Lukai Pemotor Pagi Ini

Puput

Puput


bacakoran.co - pagi ini, warga di kawasan pinang pondok labu kecamatan cilandak, jakarta selatan dihebohkan oleh insiden serius seorang  di bagian leher setelah tersangkut kabel yang menjuntai di persimpangan jalan fatmawati.

laporan awal dari saksi, termasuk jocephine kezia, menyebut bahwa banyak  gantung dan “semrawut” membentang di atas jalan berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan raya.

melansir dari video youtube @tvonenews, keadaan  ini semakin mengkhawatirkan karena dibiarkan tanpa tindakan segera, bahkan di area ramai lalu-lintas seperti fatmawati cilandak.

masalah kabel menjuntai: bukan kali ini saja

kenapa kisah ini terasa tragis bukan tanpa alasan. akar masalah kabel menjuntai di jakarta telah lama menjadi catatan. 

misalnya pada 2023, ada korban tewas setelah terjatuh ketika menghindari kabel di kawasan palmerah.

dan baru-baru ini, di kawasan lain seperti cengkareng, pemotor terluka akibat tersangkut kabel rendah yang menjuntai.

bahkan wilayah di jakarta selatan seperti tebet, tendean, serta jalan anggrek ii (kelurahan karet kuningan) juga sempat mendapat perhatian karena kabel menyerah ke jalan akibat traksi kendaraan besar atau cuaca buruk. 

kondisi ini menunjukkan bahwa meski banyak upaya penataan seperti program bekal underground kabel, tidak sedikit titik yang masih terabaikan.

upaya penataan dan kenapa belum selesai?

pemerintah dki bersama instansi terkait telah menetapkan program penataan kabel utilitas.

program sarana jaringan utilitas terpadu (sjut) mulai digalakkan sejak beberapa tahun terakhir, dengan target memindahkan jaringan kabel udara ke bawah tanah, demi keamanan dan estetika kota. 

menurut data resmi, di 2025 proyek sjut di 10 ruas jalan utama jakarta selatan sudah mencapai sekitar 82%.

namun ini penting banyak titik di luar ruas utama, atau di area proyek trotoar dan jalan kecil, yang tampaknya masih terabaikan kabel tetap menggantung, tiang miring, dan rawan menimbulkan kecelakaan. 

kasus pagi ini di fatmawati cilandak/pinang pondok labu adalah cermin bahwa problem ini belum sepenuhnya diatasi.

potensi bahaya bukan hanya sekali, bisa berulang

dampak dari kabel menjuntai tidak bisa dianggap remeh:

- risiko terjerat atau tersangkut bagi pengendara motor seperti luka leher, kepala, bahkan risiko fatal.

- bahaya bagi pejalan kaki: kabel rendah bisa menghantam, tersangkut, atau menghalangi jalan.

- risiko konsleting listrik atau kebakaran jika kabel rusak atau terkena air.

- mengganggu mobilitas: warga harus lebih berhati-hati, jalan bisa terhambat, dan citra kota jadi tidak rapi.

seperti ditekankan berbagai laporan, sudah saatnya pihak berwenang dan operator utilitas bertanggung jawab penuh bukan hanya estetika, tapi keselamatan hidup warga. 

apa yang harus dilakukan sekarang?

pemerintah lokal dalam hal ini suku dinas bina marga jakarta selatan harus segera meninjau dan mempercepat penanganan kabel-kabel semrawut di seluruh titik, terutama di persimpangan padat seperti fatmawati pinang pondok labu.

operator utilitas (listrik, telekomunikasi, internet) wajib bertanggung jawab,.kabel apapun yang menggantung rendah harus dinaikkan atau dipindahkan ke tanah.

masyarakat dan pengguna jalan diminta waspada, hati-hati, serta segera melaporkan jika menemukan kabel berbahaya. 

evaluasi dan percepatan program sjut agar target jakarta rapi dan aman tidak menjadi wacana, tetapi kenyataan.

insiden pemotor terluka di leher karena kabel menjuntai di fatmawati pinang pondok labu pagi ini menjadi panggilan keras kondisi kabel semrawut bukan sekadar soal estetika tetapi sudah menyentuh urusan keselamatan warga.

kebijakan penataan kabel melalui sjut sudah tepat, namun implementasinya di banyak titik masih lambat.

hingga saat itu, setiap warga terutama pengendara dan pejalan kaki perlu ekstra waspada.

dan pemerintah bersama operator utilitas harus mendahulukan keselamatan ketimbang estetika semata.

Tag
Share