bacakoran.co - pasar sepeda listrik di indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai model yang menawarkan desain menarik sekaligus teknologi modern.
salah satu merek yang cukup mencuri perhatian adalah uwinfly, terutama dengan dua model andalannya, d66a dan d66b.
keduanya memiliki karakteristik berbeda yang membuat calon pengguna perlu mempertimbangkan secara matang sebelum memilih.
selain itu, muncul pula model terbaru, d66p, yang disebut sebagai penerus dengan sejumlah pembaruan, meski belum dibahas secara mendalam.
artikel ini akan menyoroti perbedaan utama antara d66a dan d66b, mulai dari dimensi, ban, fitur, hingga harga, serta bagaimana hal-hal tersebut memengaruhi pengalaman berkendara.
dimensi dan ukuran ban
secara umum, dimensi kedua model dikatakan sama, sekitar 111 (meski satuan pastinya tidak disebutkan).
namun, perbedaan mencolok terlihat pada ukuran ban.
d66a hadir dengan ban standar yang ramping dan kecil, sehingga secara visual tampak kurang proporsional.
banyak pengguna menilai ban bawaan ini kurang nyaman, bahkan ada yang menyebutnya menyerupai “cacing” karena terlalu tipis.
sebaliknya, setelah dilakukan penggantian ban dengan ukuran lebih besar—depan 275 voltack dan belakang 300 voltack—penampilan d66a berubah drastis.
sepeda terlihat lebih kokoh, menyerupai motor kecil, dengan jejak tanah yang lebih lebar.
hal ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga berdampak pada kenyamanan berkendara.
ban besar memberikan stabilitas lebih baik, terutama di jalanan tidak rata, sekaligus menambah rasa aman saat melaju.
pengaruh ban terhadap kecepatan dan handling
penggunaan ban besar ternyata membawa konsekuensi pada performa. kecepatan maksimal yang semula bisa mencapai sekitar 40 km/jam turun menjadi 35 km/jam.
meski demikian, kenyamanan meningkat signifikan.
ban kecil memang lebih ringan dan memungkinkan sepeda melaju lebih cepat, tetapi kelemahannya ada pada stabilitas.
setir terasa terlalu ringan dan licin, sehingga kurang menyenangkan untuk perjalanan jarak jauh.
sebaliknya, ban besar membuat setir lebih berat namun stabil. handling terasa lebih mantap, terutama saat menanjak atau melewati jalan berbatu.
dengan demikian, pilihan ukuran ban menjadi pertimbangan penting: apakah pengguna lebih mengutamakan kecepatan atau kenyamanan.
fitur teknologi dan keamanan
selain perbedaan ban, kedua model juga memiliki fitur teknologi yang berbeda.
d66a dilengkapi sistem keyless dan remote melalui smartphone, memberikan kesan modern sekaligus memudahkan pengguna.
sementara itu, d66b masih menggunakan kunci fisik tradisional untuk membuka jok dan menyalakan mesin.
meski terlihat sederhana, sistem ini dianggap lebih aman karena tidak bergantung pada perangkat digital.
dari sisi pencahayaan, d66a hanya menyalakan lampu led drl (daytime running light) yang minimalis dan elegan.
sedangkan d66b memiliki lampu utama yang menyala penuh, meski detail spesifik tidak dijelaskan.
kedua model sama-sama dilengkapi fitur cruise control, yang memungkinkan pengendara menjaga kecepatan konstan, sangat berguna untuk perjalanan jarak menengah.
jok dan kenyamanan berkendara
perbedaan lain terlihat pada jok.
d66a menawarkan jok yang lebih besar dan dalam, sehingga terasa lebih nyaman untuk duduk lama.
d66b juga memiliki jok besar, tetapi dimensinya tidak sebesar d66a.
dari segi kenyamanan, keduanya cukup memadai, namun d66a sedikit lebih unggul untuk perjalanan panjang.
pengalaman berkendara secara keseluruhan menunjukkan bahwa ban besar memberikan rasa stabil dan aman.
sepeda tidak mudah tergelincir, bahkan saat digunakan di medan berbukit atau jalanan off-road ringan.
meski kecepatan maksimal berkurang, kenyamanan yang ditawarkan membuatnya lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari di lingkungan perkotaan maupun komplek perumahan.
harga dan nilai
harga menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan. d66a dipasarkan dengan kisaran 36–37 juta rupiah.
sementara itu, d66b yang lebih baru dibanderol sekitar 42 juta rupiah, bahkan bisa mencapai 50 juta rupiah di pasar tertentu dengan tambahan fitur.
perbedaan harga ini cukup signifikan, sehingga calon pembeli perlu menimbang apakah fitur tambahan pada d66b sepadan dengan biaya ekstra.
secara umum, d66b lebih cocok bagi mereka yang menginginkan sepeda listrik dengan tampilan menyerupai motor, lengkap dengan lampu utama dan sistem kunci tradisional.
sebaliknya, d66a lebih sesuai untuk pengguna yang menyukai desain simpel, elegan, dan teknologi modern berbasis smartphone.
tampilan dan fitur tambahan
kedua model memiliki daya tarik visual masing-masing.
salah satu fitur tambahan yang menarik adalah sandaran belakang yang bisa dilepas, membuat tampilan lebih bersih dan stylish.
hal ini memberi fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan gaya sesuai selera.
dari sisi estetika, baik d66a maupun d66b sama-sama menawarkan desain yang modern dan menarik.