Mencekam! 5 Nyawa Melayang Beruntun Usai Pesta Miras Oplosan di Warung Karaoke Jepara, Polisi Buru Penjual
Pesta miras oplosan di Jepara berujung tragis. Lima warga tewas, tiga kritis, polisi buru penjual warung karaoke gelap./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Suasana Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, mendadak mencekam setelah kabar duka beruntun menimpa warga.
Lima orang dilaporkan meninggal dunia usai menenggak minuman keras (miras) oplosan jenis gingseng di sebuah warung karaoke yang sudah lama beroperasi secara sembunyi-sembunyi.
Kronologi Kematian Berantai
Tragedi ini berlangsung seperti efek domino sejak akhir pekan lalu.
BACA JUGA:Heboh Video Pesta LGBT dan Miras di Klub Malam Cirebon, Polisi Amankan 2 Orang
BACA JUGA:Mabuk Berujung Maut! 7 Warga Magelang Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan, Kasus Naik ke Penyidikan
Korban pertama, warga Bulungan, Pakis Aji, meninggal pada Minggu malam (8/2/2026).
Sehari kemudian, Senin (9/2/2026), tiga nyawa kembali melayang, satu dari Suwawal Timur dan dua dari Dukuh Demeling, Kecamatan Mlonggo.
Selasa pagi (10/2/2026), korban kelima asal Suwawal Timur menambah daftar panjang tragedi ini.
Tak berhenti di situ, kabar yang beredar menyebutkan masih ada beberapa warga lain yang kini kritis dan tengah dirawat intensif di rumah sakit swasta di Jepara.
Kondisi mereka dilaporkan terus diawasi ketat oleh tim medis.
Warung Karaoke dan Bisnis Gelap
BACA JUGA:Viral Kasus Polisi Bacok Polisi saat Pesta Miras, Propam Polda Gorontalo Siapkan Sanksi Berat
Penelusuran di lapangan mengungkap fakta mengejutkan. Warung karaoke yang menjadi lokasi pesta miras itu ternyata sudah lama menjual minuman keras oplosan jenis gingseng, bahkan disebut-sebut sudah berlangsung hampir satu dekade.
“Sudah lama sekali jualan miras, sistemnya per gelas. Kalau karaokenya baru ada sekitar tiga tahunan ini,” ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.