bacakoran.co

Kapal Pembawa Bantuan Sosial Terbalik di Perairan Pulau Podang-Podang Pangkep, Tiga Penumpang Tewas Tenggelam!

Tragedi kecelakaan laut terjadi di Perairan Pulau Podang-Podang, Pangkep, Sulawesi Selatan.--Youtube-@BeritaSatuChannel

BACAKORAN.CO - Kecelakaan laut tragis terjadi di Perairan Pulau Podang-Podang, wilayah Desa Mattiro Dolangeng, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Sebuah kapal motor (KM) Fitri Jaya yang mengangkut rombongan pembawa bantuan sosial dilaporkan terbalik akibat diterjang ombak tinggi, mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia akibat tenggelam.

Insiden memilukan ini terjadi saat KM Fitri Jaya sedang dalam perjalanan menuju Pulau Sarappo (Salapo) untuk menjalankan misi kemanusiaan.

Kapal kayu tersebut membawa 11 orang penumpang, terdiri dari rombongan tenaga kesehatan, camat setempat, serta tim penyalur bantuan sosial dari Dompet Dhuafa.

BACA JUGA:Kapal Induk Raksasa AS Tiba di Amerika Latin, Ketegangan dengan Venezuela Kian Memanas

BACA JUGA:Kronologi Kapal Ilegal Fishing asal Negara Tetangga RI Ditangkap KKP di Laut Natuna!

Mereka bertolak untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat pulau yang membutuhkan.

Melansir dari video youtube @BeritaSatuChannel, Kepala BPBD Pangkep, Akbar Yunus, menjelaskan bahwa kapal berangkat dari Sungai Sukajeni pada pukul 08.40 WITA menuju Pulau Sarappo.

Namun, dalam perjalanan sekitar pukul 10.00 WITA, kondisi cuaca di perairan setempat tiba-tiba memburuk.

Gelombang tinggi dan angin kencang membuat kapal kehilangan kendali.

BACA JUGA:Prabowo Beberkan Modus Baru Kartel Narkoba, Kini Gunakan Kapal Selam untuk Selundupkan Barang

BACA JUGA:Garam Berlogo Kapal Jadi Sengketa, Terlapor Ajukan Bukti dan Klarifikasi ke Polda Metro

“Dalam perjalanan sekitar jam 10 lewat, cuaca buruk dan kapal sudah tidak terkendali lagi,” ujar Akbar Yunus.

Akibat terjangan ombak yang semakin besar, KM Fitri Jaya akhirnya terbalik di tengah laut.

Kapal Pembawa Bantuan Sosial Terbalik di Perairan Pulau Podang-Podang Pangkep, Tiga Penumpang Tewas Tenggelam!

Puput

Puput


bacakoran.co -  tragis terjadi di perairan pulau podang-podang, wilayah desa mattiro dolangeng, kecamatan liukang tupabbiring, kabupaten pangkajene dan kepulauan (pangkep), sulawesi selatan.

sebuah  motor (km) fitri jaya yang mengangkut rombongan pembawa bantuan sosial dilaporkan terbalik akibat diterjang ombak tinggi, mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia akibat tenggelam.

insiden memilukan ini terjadi saat km fitri jaya sedang dalam perjalanan menuju pulau sarappo (salapo) untuk menjalankan misi kemanusiaan.

kapal kayu tersebut membawa 11 orang penumpang, terdiri dari rombongan tenaga kesehatan, camat setempat, serta tim penyalur bantuan sosial dari dompet dhuafa.

mereka bertolak untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat pulau yang membutuhkan.

melansir dari video youtube @beritasatuchannel, kepala bpbd pangkep, akbar yunus, menjelaskan bahwa kapal berangkat dari sungai sukajeni pada pukul 08.40 wita menuju pulau sarappo.

namun, dalam perjalanan sekitar pukul 10.00 wita, kondisi cuaca di perairan setempat tiba-tiba memburuk.

gelombang tinggi dan angin kencang membuat kapal kehilangan kendali.

“dalam perjalanan sekitar jam 10 lewat, cuaca buruk dan kapal sudah tidak terkendali lagi,” ujar akbar yunus.

akibat terjangan ombak yang semakin besar, km fitri jaya akhirnya terbalik di tengah laut.

seluruh penumpang tercebur ke perairan.

beberapa di antaranya berusaha menyelamatkan diri dengan berenang dan berpegangan pada badan kapal, sementara lainnya dibantu oleh sesama penumpang dan nelayan yang melintas.

sayangnya, tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia karena tidak berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus dan tingginya gelombang laut.

sementara delapan penumpang lainnya berhasil selamat meski mengalami trauma dan kelelahan akibat kejadian tersebut.

proses evakuasi korban kecelakaan kapal di pulau podang-podang dilakukan secara cepat oleh warga setempat, nelayan, serta aparat gabungan dari bpbd, tni, dan polri.

korban selamat langsung mendapatkan penanganan medis, sedangkan jenazah korban tewas dievakuasi ke daratan untuk proses lebih lanjut.

tragedi ini meninggalkan duka mendalam, mengingat para korban sedang menjalankan tugas kemanusiaan demi membantu masyarakat kepulauan.

peristiwa ini juga menjadi peringatan keras akan bahaya pelayaran laut saat cuaca ekstrem, khususnya di wilayah kepulauan yang rawan gelombang tinggi.

pihak berwenang mengimbau seluruh operator kapal dan masyarakat untuk selalu memantau prakiraan cuaca, memastikan kondisi kapal layak berlayar, serta melengkapi penumpang dengan alat keselamatan seperti jaket pelampung.

langkah ini dinilai penting guna mencegah kecelakaan laut serupa terulang di masa depan.

hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendalaman atas insiden kapal pembawa bantuan sosial terbalik di perairan pulau podang-podang pangkep tersebut.

diharapkan, tragedi ini menjadi pelajaran berharga demi meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan bagi para pejuang kemanusiaan di wilayah kepulauan indonesia.

Tag
Share