bacakoran.co

KUR Ditolak Karena Apa? Ini Penyebab Paling Umum dan Cara Menghindarinya

KUR ditolak karena apa? Ketahui penyebab umum pengajuan KUR gagal, mulai dari BI Checking, dokumen, hingga kondisi usaha agar tidak terulang.-Ilustrasi -

BACAKORAN.CO - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu solusi pembiayaan paling diminati oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan bunga rendah dan dukungan pemerintah, KUR membantu banyak pengusaha mengembangkan bisnisnya.

Namun, tidak sedikit pula yang mengalami pengalaman pahit: pengajuan KUR ditolak oleh bank.

Lalu, sebenarnya KUR ditolak karena apa?

Apakah karena omzet kecil, dokumen kurang lengkap, atau alasan lain?

BACA JUGA:KUR BNI 2026: Ini Syarat Lengkap Pengajuan untuk UMKM, Cek Ketentuannya di Sini

Agar tidak mengulang kesalahan yang sama, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Usaha Belum Memenuhi Kriteria

Salah satu penyebab utama KUR ditolak adalah usaha belum memenuhi kriteria yang ditetapkan bank.

KUR hanya diberikan kepada usaha yang produktif dan berjalan aktif, bukan usaha musiman atau belum benar-benar beroperasi.

Umumnya, bank mensyaratkan usaha telah berjalan minimal 6 bulan.

Jika usaha masih baru atau belum memiliki aktivitas penjualan yang jelas, peluang penolakan akan lebih besar.

BACA JUGA:KUR Mikro BSI: Modal Usaha Syariah Tanpa Bunga, Cicilan Tetap & Transparan, Ini Syarat dan Cara Pengajuannya

2. Riwayat Kredit Bermasalah (BI Checking/SLIK OJK)

Alasan paling krusial pengajuan KUR ditolak adalah riwayat kredit yang buruk.

Bank akan memeriksa data calon debitur melalui SLIK OJK untuk melihat apakah pemohon pernah menunggak cicilan.

KUR Ditolak Karena Apa? Ini Penyebab Paling Umum dan Cara Menghindarinya

Melly

Melly


bacakoran.co - program (kur) menjadi salah satu solusi pembiayaan paling diminati oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm).

dengan bunga rendah dan dukungan pemerintah, kur membantu banyak pengusaha mengembangkan bisnisnya.

namun, tidak sedikit pula yang mengalami pengalaman pahit: pengajuan kur ditolak oleh bank.

lalu, sebenarnya kur ditolak karena apa?

apakah karena omzet kecil, dokumen kurang lengkap, atau alasan lain?

agar tidak mengulang kesalahan yang sama, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. usaha belum memenuhi kriteria

salah satu penyebab utama kur ditolak adalah usaha belum memenuhi kriteria yang ditetapkan bank.

kur hanya diberikan kepada usaha yang produktif dan berjalan aktif, bukan usaha musiman atau belum benar-benar beroperasi.

umumnya, bank mensyaratkan usaha telah berjalan minimal 6 bulan.

jika usaha masih baru atau belum memiliki aktivitas penjualan yang jelas, peluang penolakan akan lebih besar.

2. riwayat kredit bermasalah (bi checking/slik ojk)

alasan paling krusial pengajuan kur ditolak adalah riwayat kredit yang buruk.

bank akan memeriksa data calon debitur melalui slik ojk untuk melihat apakah pemohon pernah menunggak cicilan.

jika anda memiliki catatan kredit macet, telat bayar, atau masih memiliki pinjaman aktif yang bermasalah, bank akan menilai risiko anda tinggi dan berpotensi menolak pengajuan kur.

3. dokumen tidak lengkap atau tidak valid

kesalahan administrasi sering dianggap sepele, padahal bisa berakibat fatal.

dokumen yang tidak lengkap, tidak sesuai, atau tidak valid dapat membuat proses pengajuan kur dihentikan.

dokumen yang biasanya diminta meliputi ktp, kartu keluarga, surat keterangan usaha (sku), hingga npwp untuk nominal tertentu. jika data tidak sinkron atau sulit diverifikasi, bank cenderung menolak pengajuan.

4. usaha tidak sesuai dengan kebijakan bank

meski kur adalah program nasional, setiap bank penyalur memiliki kebijakan internal.

ada jenis usaha tertentu yang dianggap berisiko tinggi, seperti usaha spekulatif atau usaha yang sulit dipantau arus kasnya.

jika bidang usaha anda tidak masuk dalam prioritas bank penyalur, pengajuan kur bisa saja ditolak meski syarat lain sudah terpenuhi.

5. lokasi usaha sulit diverifikasi

petugas bank biasanya akan melakukan survei langsung ke lokasi usaha.

jika lokasi sulit ditemukan, berpindah-pindah, atau tidak sesuai dengan keterangan yang diberikan, bank akan meragukan keberlangsungan usaha tersebut.

usaha rumahan tetap bisa mengajukan kur, asalkan lokasinya jelas dan mudah diverifikasi.

6. penghasilan tidak mencukupi untuk membayar cicilan

bank akan menghitung kemampuan bayar calon debitur.

jika penghasilan usaha dinilai tidak cukup untuk menutup cicilan bulanan, maka pengajuan kur berisiko ditolak.

hal ini biasanya terjadi karena pencatatan keuangan tidak rapi atau omzet yang dilaporkan terlalu kecil dibandingkan nilai pinjaman yang diajukan.

7. sudah pernah mendapat kur dan belum lunas

bagi pemohon yang masih memiliki kur aktif dan belum lunas, peluang untuk mendapatkan kur baru sangat kecil.

kur pada dasarnya ditujukan agar pinjaman digunakan secara optimal, bukan menumpuk utang.

pengajuan baru biasanya baru bisa dilakukan setelah pinjaman sebelumnya lunas atau hampir selesai.

8. data tidak sesuai dengan kondisi lapangan

perbedaan antara data di formulir dengan kondisi nyata di lapangan sering menjadi alasan penolakan.

misalnya, omzet yang dilaporkan terlalu besar atau jumlah karyawan tidak sesuai kenyataan.

bank akan mengutamakan kejujuran dan konsistensi data dalam menilai kelayakan kredit.

9. kurangnya pemahaman tentang produk kur

banyak pemohon mengajukan kur dengan nominal yang tidak sesuai kebutuhan atau kapasitas usaha.

mengajukan pinjaman terlalu besar tanpa perhitungan matang dapat membuat bank menilai risiko terlalu tinggi.

cara agar pengajuan kur tidak ditolak

agar peluang disetujui lebih besar, pastikan usaha anda sudah berjalan stabil, memiliki catatan keuangan sederhana, serta riwayat kredit bersih.

lengkapi dokumen dengan benar dan ajukan pinjaman sesuai kebutuhan riil usaha.

kur ditolak bukan berarti usaha anda gagal, melainkan ada aspek yang perlu diperbaiki.

penyebabnya bisa berasal dari riwayat kredit, kelengkapan dokumen, kondisi usaha, hingga kemampuan bayar.

dengan memahami faktor-faktor tersebut, anda bisa mempersiapkan pengajuan kur berikutnya dengan lebih matang dan meningkatkan peluang persetujuan.

Tag
Share