bacakoran.co

Terungkap! Polres Metro Jakarta Pusat Gagalkan 50 Kg Sabu Bermodus Durian China di Bekasi

Polres Metro Jakarta Pusat gagalkan sabu 50 Kg modus durian China ,Kasus narkoba terbesar awal tahun 2026 di Jakarta ,Sat Narkoba ikuti mobil Pajero berisi sabu dari Merak ke Bekasi ,Modus pengiriman sabu dengan label bergambar durian dan tulisan--Disway

BACAKORAN.CO - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan sebuah upaya peredaran narkoba dalam jumlah besar yang menggunakan modus penyamaran unik.

Dalam operasi yang berlangsung awal tahun 2026, polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang dikemas dengan label bergambar durian dan tulisan berbahasa China.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa para pelaku kejahatan narkotika terus berinovasi dalam menyembunyikan barang haram demi mengelabui aparat penegak hukum.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu Kuncoro, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari pengembangan penyelidikan terhadap jaringan narkotika yang sudah lama dipantau.

BACA JUGA:Lautan Sampah Pasca Malam Tahun Baru di Bundaran HI, Petugas PPSU Turun Tangan Sejak Dini Hari!

BACA JUGA:Tutup 2025 di Tenda Pengungsi, Prabowo Awali Tahun 2026 dengan Cek Huntara di Aceh Tamiang

Dari hasil pengembangan tersebut, tim memperoleh informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dalam jumlah besar menuju wilayah Jabodetabek.

Informasi ini segera ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat di sejumlah titik rawan, termasuk Pelabuhan Merak yang kerap dijadikan jalur masuk barang ilegal.

Ketika sebuah kendaraan yang dicurigai melintas di Pelabuhan Merak, tim Sat Narkoba langsung melakukan pengintaian.

Mobil tersebut terus diikuti hingga akhirnya tiba di kawasan Tambun, Bekasi.

BACA JUGA:Inilah 3 Komitmen Polri, Nomor 3 Dinanti Gebrakannya Ya Pak…

BACA JUGA:Tak Hanya Kerahkan 312 Ribu Personel Amankan Perayaan Tahun Baru, Polri Juga Lakukan Ini

“Tim terus mengikuti mobil yang dicurigai membawa sabu sampai Tambun Bekasi,” ujar Wisnu pada Kamis, 1 Januari 2026.

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sabu yang telah dibungkus menjadi 49 paket.

Terungkap! Polres Metro Jakarta Pusat Gagalkan 50 Kg Sabu Bermodus Durian China di Bekasi

Ayu

Ayu


bacakoran.co - satuan narkoba polres metro jakarta pusat berhasil menggagalkan sebuah upaya peredaran narkoba dalam jumlah besar yang menggunakan modus penyamaran unik.

dalam operasi yang berlangsung awal tahun 2026, polisi menyita narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang dikemas dengan label bergambar durian dan tulisan berbahasa china.

kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan betapa para pelaku kejahatan narkotika terus berinovasi dalam menyembunyikan barang haram demi mengelabui aparat penegak hukum.

kasat narkoba polres metro jakarta pusat, akbp wisnu kuncoro, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari pengembangan penyelidikan terhadap jaringan narkotika yang sudah lama dipantau.

dari hasil pengembangan tersebut, tim memperoleh informasi bahwa akan ada pengiriman sabu dalam jumlah besar menuju wilayah jabodetabek.

informasi ini segera ditindaklanjuti dengan pengawasan ketat di sejumlah titik rawan, termasuk pelabuhan merak yang kerap dijadikan jalur masuk barang ilegal.

ketika sebuah kendaraan yang dicurigai melintas di pelabuhan merak, tim sat narkoba langsung melakukan pengintaian.

mobil tersebut terus diikuti hingga akhirnya tiba di kawasan tambun, bekasi.

“tim terus mengikuti mobil yang dicurigai membawa sabu sampai tambun bekasi,” ujar wisnu pada kamis, 1 januari 2026.

saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sabu yang telah dibungkus menjadi 49 paket.

setiap paket ditempeli label bergambar durian dengan tulisan berbahasa china, seolah-olah untuk menyamarkan barang tersebut sebagai produk impor buah.

“narkoba tersebut ditemukan di bagian belakang mobil pajero, sebanyak 49 bungkus dengan label durian,” tambah wisnu.

kepala unit ii satuan narkoba polres metro jakarta pusat, iptu rachmat gilang ramadhan, menuturkan bahwa pengintaian berlanjut hingga jalan diponegoro, tambun selatan.

di lokasi tersebut, polisi mendapati seorang pria berinisial ir yang mengambil mobil berisi sabu. ir segera ditangkap, dan penggeledahan dilakukan terhadap badan, pakaian, serta kendaraan yang baru saja ia ambil.

dari hasil penggeledahan, ditemukan sabu yang disembunyikan di balik panel pintu mobil.

“modusnya adalah pengirim narkoba menggunakan towing untuk mengangkut mobil pajero ke daerah tambun, agar terlihat seperti pengiriman kendaraan biasa,” jelas gilang.

lebih lanjut, dari hasil pemeriksaan terhadap ir, diketahui bahwa ia hanya berperan sebagai kurir.

ir mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial b yang kini masih berstatus dpo (daftar pencarian orang).

tugas ir adalah menjemput paket narkotika tersebut dan mengantarkannya ke wilayah kampung bahari, tanjung priok, jakarta utara, yang dikenal sebagai salah satu kawasan rawan peredaran narkoba.

“is mengaku mendapatkan upah sebesar rp20 juta untuk pengantaran sabu tersebut, namun baru diberikan rp1,5 juta sebagai uang jalan,” ungkap gilang.

kini, tersangka ir telah mendekam di tahanan polres metro jakarta utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

polisi juga menyita satu unit mobil pajero yang digunakan sebagai sarana pengangkutan sabu.

kasus ini menegaskan bahwa jaringan narkotika internasional terus berusaha mencari celah untuk memasukkan barang haram ke indonesia, bahkan dengan cara-cara yang kreatif sekaligus berbahaya.

pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas narkoba yang merusak generasi bangsa.

dengan berat mencapai 50 kilogram, sabu yang berhasil digagalkan ini diperkirakan bernilai miliaran rupiah di pasaran gelap.

jika berhasil diedarkan, dampaknya tentu sangat merusak masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi target utama peredaran narkoba.

polisi berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan, serta memburu jaringan besar yang berada di balik kasus ini.

Tag
Share