Punya Kaki Lebar? Ini Panduan Memilih Sepatu Futsal yang Tepat Tanpa Salah Ukuran
Punya Kaki Lebar? Ini Panduan Memilih Sepatu Futsal yang Tepat Tanpa Salah Ukuran--
BACAKORAN.CO - Banyak pemain futsal sering mengeluh sepatu terasa sempit, ujung kaki ada ruang kosong, atau malah cepat pegal saat bermain.
Padahal, masalahnya sering kali bukan di sepatu atau mereknya, melainkan bentuk kaki itu sendiri, terutama bagi kamu yang memiliki kaki lebar.
Faktanya, mayoritas orang Indonesia memang memiliki struktur kaki yang cenderung lebih lebar dibanding standar sepatu internasional.
Kondisi ini bukan tanpa sebab. Generasi yang tumbuh sebelum tahun 2000-an umumnya terbiasa memakai sandal jepit atau bahkan bermain tanpa alas kaki saat kecil.
BACA JUGA:Mills Voltasala Pro Leon Lea, Sepatu Futsal Lokal Premium untuk Performa Maksimal di Lapangan Indoor
Kebiasaan tersebut secara alami membentuk kaki menjadi lebih melebar dan tidak simetris.
Berbeda dengan anak-anak zaman sekarang yang sejak kecil sudah terbiasa memakai sepatu, termasuk sepatu olahraga khusus.
Kesalahan paling sering dilakukan pemilik kaki lebar adalah menaikkan size sepatu dengan harapan sepatu jadi lebih nyaman.
Memang, lebar kaki bisa “ter-cover”, tapi efek sampingnya adalah muncul jeda di ujung sepatu.
Ini bukan cacat produk dan bukan kesalahan brand.
BACA JUGA:Specs Accelerato Light Speed 4 Elite, Sepatu Futsal Performa Tinggi untuk Pemain Cepat dan Agresif
Kalau kaki kamu lebar, wajar jika ada jarak sekitar 1–1,5 cm di ujung sepatu.
Itu kompromi alami antara lebar kaki dan panjang sepatu.
Jadi, jangan langsung menyalahkan sepatu kalau bagian depan terasa kosong—yang penting lebar kaki sudah nyaman dan tidak tertekan.
Dalam dunia footwear, ada istilah penting bernama last (cetakan kaki).
Last inilah yang menentukan apakah sepatu dibuat untuk kaki lebar, kaki normal, atau kaki ramping.
Prosesnya, upper sepatu dipress mengikuti bentuk last, lalu disatukan dengan outsole.
BACA JUGA:Blaster Pro Control Limited Edition, Sepatu Futsal Ringan untuk Kecepatan dan Presisi Maksimal
Itulah sebabnya:
- Ada sepatu dengan ujung depan bulat dan gembung (biasanya ramah kaki lebar)
- Ada yang ujungnya lancip dan turun (biasanya lebih cocok kaki ramping)
Kalau kamu sudah tahu sepatu dengan bentuk tertentu nyaman dipakai, ke depannya kamu bisa lebih selektif tanpa harus coba satu per satu.
Kabar baiknya, brand lokal futsal Indonesia sangat ramah untuk kaki lebar.
Sebagian besar produsen lokal memahami karakter kaki orang Indonesia. Beberapa brand yang dikenal cocok untuk kaki lebar antara lain:
- Specs (punya beberapa tipe last, termasuk untuk kaki lebar)
- Ortuseight
- Mills
- Calci
- Mills Volta Series
- Specs Metasala / Grand Turbo / Reacto
Sebaliknya, beberapa sepatu brand internasional tertentu cenderung sempit karena mengikuti standar kaki Eropa.
BACA JUGA:Jars Evo Infinity V2: Sepatu Futsal Lokal Murah dengan Performa Nggak Murahan
Contohnya, beberapa seri Adidas atau silo tertentu yang memang ditujukan untuk kaki ramping.
Perhatikan Material Upper, Ini Penting!
Selain bentuk sepatu, material upper juga berpengaruh besar:
- Knit / mesh rajut → lebih fleksibel dan bisa mengikuti bentuk kaki
- Sintetis kaku → minim stretch, berpotensi bikin kaki sakit
- TPU overlay → tetap memberi struktur tapi masih toleran untuk kaki lebar
Kalau kaki kamu lebar, biasakan memilih sepatu dengan material yang punya kemampuan stretch alami.
BACA JUGA:5 Sepatu Futsal Lokal Terbaik 2026: Murah, Nyaman dan Siap Gas di Lapangan
Cara Mudah Cek Sepatu Cocok atau Tidak untuk Kaki Lebar
Kalau beli online, lakukan ini:
-
Minta foto tampak atas sepatu
-
Perhatikan lebar bagian depan
-
Cek pertemuan antara upper dan midsole (kalau terlalu lancip, biasanya sempit)