Viral! Aurelie Moeremans Bongkar Kisah Grooming di Usia 15 Tahun Lewat Buku Broken Strings
Aurelie mengakui bahwa keberanian tersebut lahir berkat dorongan dan dukungan penuh dari sang suami, Tyler Bigenho. --CNN Indonesia
Namun, setelah Tyler membaca naskah tersebut, ia menegaskan bahwa kisah itu terlalu penting untuk disimpan sendiri.
Tyler meyakinkan Aurelie bahwa buku tersebut bisa menjadi cahaya bagi banyak “Aurelie kecil” di luar sana, remaja yang mungkin mengalami hal serupa dan membutuhkan suara yang mewakili mereka.
BACA JUGA:Asrama LPK di Semarang Ludes Terbakar, Api Tiba-tiba Menghanguskan Seluruh Bangunan!
BACA JUGA:Gus Salam Pasang Badan! Pandji Pragiwaksono Dinilai Tak Layak Dipidana Ini Alasannya
Keputusan untuk menerbitkan Broken Strings akhirnya diambil. Aurelie pun menjelaskan alasan di balik pemilihan judul bukunya.
“Broken Strings berarti tali-tali boneka yang akhirnya putus, simbol aku yang lepas dari kontrol dan manipulasi abuserku,” ungkapnya.
Judul itu bukan sekadar metafora, melainkan representasi perjalanan panjangnya untuk keluar dari jeratan trauma dan menemukan kebebasan.
Proses penulisan buku ini berlangsung sangat cepat, namun penuh emosi. Aurelie menulis kisahnya di masa kehamilan trimester pertama, sebuah periode yang membuatnya semakin sensitif dan reflektif.
BACA JUGA:Heboh! Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Dilaporkan, Polda Metro Jaya Turun Tangan
BACA JUGA:OTT KPK di Kanwil Pajak Jakarta Utara, DJP Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Korupsi
“Sangat cepat dan sangat emosional. Aku menulisnya di trimester pertama kehamilanku, lalu di trimester kedua versi bahasa Inggris sudah dirilis,” jelasnya.
Perasaan yang campur aduk antara kebahagiaan menanti buah hati dan luka masa lalu membuat tulisan Aurelie terasa begitu jujur dan menyentuh.
Respon pembaca terhadap buku tersebut ternyata luar biasa. Banyak yang merasa tersentuh dan terinspirasi oleh keberanian Aurelie.
Dorongan dari para pembaca membuatnya memutuskan untuk merilis versi bahasa Indonesia.
BACA JUGA:Relawan Klaim Jokowi Telah Maafkan Dua Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Siapa?