Robi Aryanto DA7 Disentil Publik, Dampak Viralnya Broken Strings...
Robi Aryanto DA7 Jadi Sorotan Usai Broken Strings Viral--Ist
BACA JUGA:Rilis Memoar Broken Strings, Aurelie Moeremans Akui Pernah Jadi Korban Grooming Sejak Usia 15 Tahun
Meski hubungan mereka disebut hanya sebatas rekan kompetisi dan duet panggung, banyak warganet merasa praktik “shipping” atau penggiringan narasi asmara pada peserta di bawah umur sudah melewati batas.
Salah satu komentar yang viral di platform X menyebutkan bahwa pihak televisi dan penggemar diminta berhenti membangun gimmick pasangan yang melibatkan peserta minor.
Kritik ini pun langsung dikaitkan dengan kisah Broken Strings yang sedang hangat diperbincangkan.
Ajang selama ini dikenal sebagai panggung lahirnya bintang dangdut muda.
Namun kasus Robi Aryanto DA7 ini memunculkan diskusi baru soal batas etika tayangan hiburan, terutama ketika melibatkan anak di bawah umur.
BACA JUGA:Polemik Pengakuan Anak Denada: Mantan ART Buka Suara dan Bantah Klaim Ressa Rizky
Banyak pihak menilai bahwa Robi Aryanto DA7 kini berada di posisi sulit.
Di satu sisi, ia adalah peserta kompetisi yang mengikuti arahan produksi.
Di sisi lain, publik menuntut figur publik untuk lebih sadar terhadap isu sensitif seperti relasi usia dan eksploitasi citra.
Hingga kini, Robi Aryanto DA7 belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi yang menyeret namanya.
Namun diskusi di media sosial terus bergulir dan memperlihatkan bagaimana masyarakat kini jauh lebih kritis terhadap konten hiburan.
BACA JUGA:Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Nadiem Makarim Unkap Kekecewaan Atas Penolakan Eksepsi: Saya Kecewa..
Kasus ini menjadi pengingat bahwa popularitas bisa berubah arah dengan cepat.
Robi Aryanto DA7 yang awalnya dikenal karena kualitas vokalnya, kini justru menjadi simbol perdebatan tentang batas aman dalam industri hiburan.