Ini Agenda John Herdman Usai Diperkenalkan sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Timnas Indonesia mulai kembali bermimpi menuju Piala Dunia 2030-PSSI-
BACAKORAN.CO - John Herdman sudah diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia di Jakarta pada Rabu (13/1/2026). Pelatih berpaspor Inggris berusia 50 tahun itu pun langsung menyusun program.
Agenda pertama yang akan dilakukan adalah memahami budaya lokal. Dia menilai, pemahaman terhadap budaya lokal menjadi pondasi utama dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia.
Menurutnya, adaptasi terhadap budaya sepak bola dan sosial disebutnya sebagai bagian penting dari proses membangun tim yang kompetitif dan berkelanjutan.
"Pengalaman beradaptasi dengan budaya yang berbeda adalah bagian dari memahami dan menghayati sepak bola di sebuah negara. Itu akan menjadi faktor besar dalam upaya meloloskan tim ini ke Piala Dunia 2030,” terangnya.
Meski mengusung target ambisius, Herdman menyadari keterbatasan waktu yang tersedia.
BACA JUGA:Pemain Terbaik Piala AFF 2010 Ini Pesimis Indonesia ke Piala Dunia Bersama John Herdman
Mantan pelatih Timnas Kanada ini pun menekankan pentingnya keseimbangan antara mendengarkan, memahami, dan bertindak cepat dengan arah yang jelas.
“Kami memiliki waktu yang sangat singkat. Periode awal ini adalah waktu untuk mendengarkan, memahami, dan memastikan semua pihak yang perlu didengar benar-benar didengar," ungkapnya.
"Setelah itu, kami harus mengambil tindakan dengan sangat jelas tentang apa yang akan membawa hasil dengan cepat,” tambahnya.
Herdman menyebut, persiapan menuju agenda internasional terdekat telah dimulai. Bulan Maret sebagai momentum penting untuk membangun identitas dan kebersamaan tim.

John Herdman saat diperkenalkan PSSI kepada publik -PSSI-
"Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten dan para pemimpin tim. Saya juga telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu bahwa saya hadir dan mengawasi," ujarnya.
"Ini tentang membangun standar dan kebiasaan yang dibutuhkan untuk lolos ke turnamen besar,” lanjut pelatih antarkan Kanada lolos Piala Dunia 2022 tersebut.
Menurut Herdman, dengan modal yang dimiliki Indonesia terutama dalam hal fanatisme pendukung, Herdman menegaskan keyakinannya terhadap potensi sepak bola Indonesia.